alexametrics

First Media Sebut Kerugian Disebabkan Kebijakan Kominfo Cabut Izin BOLT

27 April 2019, 22:00:19 WIB

JawaPos.com – PT First Media Tbk (KBLV) mengungkapkan, kerugian perseroan pada 2018 lebih disebabkan oleh keputusan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) yang mencabut izin layanan BOLT 4G LTE yang dimiliki oleh PT Internux. Sebagaimana diketahui, Internux merupakan unit kerja sama antara KBLV dengan Mitsui & Co Ltd.

Presiden Direktur KBLV Harianda Noerlan menjelaskan, pada Desember 2018 Kominfo mencabut dua izin layanan BOLT yang ada pada Internux dan First Media. “Dengan dicabutnya izin ini, buntutnya menjadi banyak, maka timbul kerugian,” ujarnya seperti diberitakan, Sabtu (27/4).

Lebih lanjut Harianda mengungkapkan, sebagian besar kerugian KBLV disumbang oleh pencabutan izin layanan BOLT yang sebelumnya berkontribusi sebesar 80 persen terhadap pendapatan secara konsolidasian.

“Pada 2019, pendapatan akan sebesar Rp 220 miliar. Jadi, kami masih rugi jika di-recovery dengan rugi yang sebesar Rp 4 triliun,” tuturnya.

Dia merincikan, pendapatan pada tahun ini akan bersumber dari lini bisnis konten sebesar Rp 105 miliar, infrastruktur jaringan sekitar Rp 95 miliar dan pendapatan dari sewa gedung sekitar Rp 15 miliar.

“Kami merencanakan capex (belanja modal) 2019 sebesar Rp 8,7 miliar,” pungkasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri