alexametrics

Laptop Boleh Dibawa ke Kabin, Asal Memenuhi Ketentuan Ini

26 Maret 2017, 20:15:53 WIB

JawaPos.com – Pemerintah Indonesia belum punya rencana untuk mengikuti kebijakan Amerika Serikat (AS), Inggris dan Kanada terkait larangan membawa laptop atau barang elektronik lain yang berukuran lebih besar dari ponsel ke pesawat. Namun, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan ada keharusan untuk memeriksa barang elektronik tersebut sebelum boarding.

Kementerian mengirimkan kembali dua surat keputusan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara kepada seluruh pengelola bandara. Yakni, SKEP/2765/ XII/ 2010, dan Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara nomor SE 6/2016. Intinya, sudah ada tata cara untuk mengamankan barang elektronik penumpang.

’’Keamanan penerbangan merupakan satu kesatuan dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu pengamanan terhadap barang-barang yang berpotensi dapat menganggu keselamatan penerbangan harus diperketat,’’ ujar Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Minggu (26/3).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pengamanan yang ketat terhadap barang-barang elektronik di dalam kabin dilakukan untuk mengantisipasi aksi terorisme. Di Indonesia, cara yang dilakukan untuk memperketat adalah dengan melakukan pemeriksaan sebelum boarding. ’’Barang-barang elektronik boleh dibawa ke kabin, tapi harus dikeluarkan dari tas dan diperiksa melalui mesin x-ray,’’ jelasnya.

Jika dalam pemeriksaan dengan mesin x-ray masih membuat ragu petugas, maka dilakukan pemeriksaan secara manual. Ada dua langkah yang akan dilakukan. Pertama, pemilik barang menghidupkan perangkat elektronik tersebut. Kedua, pemilik barang mengoperasikan perangkat elektronik tersebut. Terakhir, personel keamanan penerbangan mengawasi dan melihat hasil pemeriksaan perangkat.

’’Jika kepala bandara tidak melaksanakan ketentuan seperti surat edaran tersebut, akan diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku,’’ jelasnya.

Memang, Amerika Serikat, Kanada, dan Inggris memberlakukan aturan baru terkait barang elektronik yang memiliki ukuran lebih besar dari ponsel. Barang elektronik itu, diharuskan untuk disimpan di dalam bagasi. Namun, itu baru berlaku untuk penerbangan dari maskapai yang berasal dari Timur Tengah dan Turki menuju tiga negara itu. (cr2/JPG)

Editor : Dhimas Ginanjar


Close Ads
Laptop Boleh Dibawa ke Kabin, Asal Memenuhi Ketentuan Ini