alexametrics

Alasan Utama Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 Gugat Boeing Co

25 November 2018, 20:00:20 WIB

JawaPos.com – Gugatan hukum secara resmi telah diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat atas nama keluarga penumpang penerbangan Lion Air JT 610, yang jatuh ke Laut Jawa menewaskan semua penumpang dan kru sesaat setelah lepas landas pada 29 Oktober 2018.

Salah satu pengacara penerbangan Floyd Wisner dari Wisner Law Firm yang berbasis di Chicago, telah mengajukan gugatan terhadap The Boeing Co., produsen pesawat Boeing 737 Max 8, dengan dugaan bahwa pesawat tersebut tidal layak dan berbahaya.

Wisner berpendapat pesawat tersebut memiliki fitur kontrol penerbangan yang apabila mendeteksi adanya ‘high angle of attack’ yang tidak akurat.

“Sensor tersebut mengalami kegagalan, terblokir atau terhalang, sehingga memberikan informasi yang tidak akurat kepada sistem kontrol penerbangan tentang adanya ‘angle of attack’ dalam pesawat tersebut,” ujarnya dalam siaran persnya, Minggu (25/11).

Dia juga mengatakan sistem kontrol penerbangan telah gagal menyaring informasi yang tidak akurat, dan penerbangan sebelumnya tidak memberitahukan akan bahaya yang terjadi oleh kerusakan-kerusakan tersebut.

Gugatan mengklaim informasi yang tidak akurat mengakibatkan pesawat pada akhirnya meluncur turun tanpa adanya metode ataupun cara bagi kru pesawat untuk dapat mengatasi perintah turun yang tidak benar tersebut secara manual.

“Sudah jelas bahwa kecelakaan ini sepertinya ada di pesawat Boeing, dan kejadian ini telah mengakibatkan penderitaan yang tak terkira untuk keluarga korban, belum lagi beban biaya besar yang harus ditanggung oleh banyak orang,” tutur Wisner.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : (mys/JPC)

Alasan Utama Keluarga Penumpang Lion Air JT 610 Gugat Boeing Co