alexametrics

Sinergi BUMN, Tingkatkan Industri Galangan Kapal dalam Negeri

24 April 2019, 06:01:26 WIB

JawaPos.com – PT Dok dan Perkapalan Surabaya (DPS) bekerja sama dengan PT Industri Kapal Indonesia (IKI) untuk menggarap dua tug boat bagi PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) I. Direktur Utama DPS Bambang Soendjaswono mengatakan kerja sama ini merupakan salah satu sinergi BUMN untuk memajukan industri di dalam negeri sendiri.

Kerja sama pembuatan dua kapal dengan nilai kontrak Rp 135,8 miliar merupakan salah satu upaya DPS memenuhi target kontrak di tahun ini. Bambang mengungkapkan, DPS sendiri menargetkan total nilai kontrak pada 2019 sebesar Rp 400 miliar. Di sisi lain, pendapatan DPS di tahun ini diperkirakan akan meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu. Peningkatan pendapatan ini disebabkan karena lebih banyaknya penyerapan pendapatan dari kontrak di tahun lalu.

“Untuk pendapatan di tahun ini kita menargetkan bisa mencapai Rp 500 miliar, meningkat lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun lalu, karena kan ada carry over, penyerapan pendapatan kontrak tahun lalu lebih besar untuk 2019. Pendapatan 2018 sendiri sebesar Rp 200 miliar,” ucap Bambang, Selasa (23/4).

Di tahun ini, DPS juga akan bekerja sama kembali dengan BUMN lain maupun perusahaan swasta untuk pembuatan kapal lainnya. Tidak hanya itu, Bambang mengatakan DPS juga memberikan pelayanan perawatan kapal dengan Pelni dan ASDP.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama IKI Edy Widarto mengatakan proses pembuatan dua kapal ini akan dikerjakan di Surabaya, di DPS. Edy mengatakan hal ini untuk memusatkan kerja sehingga proses pembuatan kapal lebih efisien.

“Karena tidak di lahan sendiri ya secara logis ya IKI harus sewa lahan dan alat. Tidak apa-apa, karena ini saling menguntungkan juga. Nanti di tempat IKI, di Makassar sendiri bisa untuk proyek yang lainnya,” ucapnya.

Di sisi lain, Direktur Utama Pelindo I Bambang Eka Cahyana mengatakan pihaknya saat ini meningkatkan kerja sama dengan BUMN lainnya. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan sinergi BUMN dan dapat mendorong produk dari dalam negeri sendiri.

“Tahun ini kita lebih fokus untuk mengimplementasikan sinergi BUMN. Pemesanan kapal tug boat ke galangan ini akan menjadi prioritas,” kata Bambang.

Kerja sama pembuatan kapal sendiri merupakan salah satu upaya Pelindo untuk meremajakan kapal di pelabuhan dengan prospek bisnis yang baik. Dua tug boat pesananannya ini nantinya akan dioperasikan di Dumai. Kapal yang rencananya akan selesai dalam 17 bulan ini memiliki kapasitas 1.800 HP.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : ellyamutiaf

Close Ads