JawaPos Radar

Kritik Akademisi Saat Pemerintah Hentikan Proyek Infrastruktur

24/02/2018, 15:11 WIB | Editor: Mochamad Nur
Kritik Akademisi Saat Pemerintah Hentikan Proyek Infrastruktur
Guru Besar Manajemen Konstruksi UPH Manlian Ronald Simanjuntak (Hana Adi/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Guru Besar Manajemen Konstruksi UPH Manlian Ronald Simanjuntak mengkritisi kebijakan pemerintah melakukan moratorium sementara proyek infrastruktur menyusul kecelakaan yang terjadi di berbagai proyek konstruksi. Menurutnya, pemerintah tetap harus melanjutkan apa yang telah dikerjakan.

"Saya tidak setuju ini diberhentikan sementara. (Proyek-peoyek) Itu harus dilanjutkan agar sesuai dengan nawacita Presiden Joko Widodo. Proyek Becakayu boleh dihentikan sementara. Tapi yang lain jangan," tegasnya dalam sebuah diskusi di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (24/2).

Ronald tak memungkiri bahwa kebijakan tersebut akan berpengaruh terhadap perpolitikan pemerintah. Hanya saja, penghentian sementara proyek tersebut dianggap tidak sesuai dengan revolusi mental yang digaungkan oleh Presiden Jokowi.

"Proyek itu berdampak politik itu benar karena berbasis risiko bukan bencana, kami tidak setuju ada penghentian sementara, tapi tetap jalan saja. Ini revolusi mental kalau ada kejadian Kita antisipasi, kalau pemerintah lanjut masyarakat menilai wah mantap ini," tuturnya.

Selain itu, proses penghentian proyek infrastruktur harus berlandaskan manajemen risiko. Itu artinya, pemerintah harus melakukan identifikasi risiko secara mendalam sebelum diputuskan untuk moratorium.

"Untuk alasan penghentian harus bebasis risk management identifikasi risikonya dengan benar baru moratorium," tandasnya. 

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up