ESDM Sebut Pakai Kompor Listrik Tak Buang-buang Energi Ketimbang Gas

24/01/2018, 19:08 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Jaringan listrik (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Wacana peralihan pemanfaatan gas ke listrik masih menimbulkan polemik. Upaya itu dianggap belum cukup baik diterapkan untuk kondisi saat ini.

Menanggapi hal itu, Direktur Perencanaan dan Pembangunan Infrastruktur Minyak dan Gas Bumi (Migas) Kementerian ESDM, Alimuddin Baso menyebutkan langkah pihaknya dalam melakukan penerapan itu agar masyarakat tidak terjebak seperti orang dulu.

"Terkait usulan penggantian gas dengan peralatan listrik, dulu jaman orang tua kita, sambil berdiam sambil masak. Itu katanya buang energi. Nah dengan listrik itu tidak ada energi terbuang," ujarnya di Ditjen Ketenagalistrikan, Jakarta, Rabu (24/1).

Untuk itu, pihaknya terus berupaya mengedukasi masyarakat akan pentingnya penggunaan energi yang ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari. Apalagi, saat ini energi ramah lingkungan tengah gencar disuarakan.

"Makanya masyarakat kita edukasi dengan peralatan listrik. Coba kalau anda masak telur di sebelahnya, itu kan banyak yang terbuang," tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Sesditjen) Agoes Triboesono mengatakan hal senada. Bahkan, dirinya menyebut tidak pernah memaksa masyarakat untuk beralih dari kompor gas menuju kompor listrik.

"Tidak ada paksaan dari kompor gas ke kompor listrik itu terserah," pungkasnya.

(ce1/hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi