alexametrics

Gojek Beberkan Alasan Tarif Pengemudi Diturunkan

23 November 2018, 15:24:25 WIB

JawaPos.com – Penyedia layanan transportasi berbasis aplikasi, Go-Jek menjelaskan prihal turunnya tarif Go-ride yang diterima oleh mitra. Tarif awal sebesar Rp 2.200 per km menjadi Rp 1.600 ribu per km.

Vice President Corporate Affairs Go-Jek Michael Say menuturkan dalam menentukan tarif ada penyesuaian dari suplai dan demand di pasar. Hal ini juga berkaitan dengan kompetisi harga dengan pesaing Go-Jek satu-satunya yakni Grab.

“Di sisi kompetisi ada adjustment harga. Kalau (harga) sudah paling tinggi posisinya dan tidak penyesuaian maka demand enggak masuk,” kata Michael kepada media di Kantornya, Jakarta, Jum’at (23/11).

Jadi, lanjut dia, apabila harga Go-ride tidak diturunkan maka mau tidak mau yang terjadi adalah konsumen akan pindah untuk memilih yang lebih murah.

Jika konsumen pindah, maka yang terjadi adalah pendapatan mitra akan berkurang. “Kalau tidak (dilakukan) demand akan pindah. Ini belum dipahami maka kita sering edukasi,” terangnya.

Selain dari sisi harga, pihak manajemen juga terus melakukan inovasi untuk terus eksis.  Michael mencontohkan ada beberapa inisiatif yang dilakukan untuk meningkatkan intensitas penggunaan aplikasi GO-JEK. 

Seperti, kampanye bertajuk #UdahWaktunya yang dilakukan layanan ride-hailing GO-RIDE dan GO-CAR di Jakarta, Bandung dan Surabaya. Kampanye ini mengajak masyarakat untuk beralih, mencoba menggunakan alternatif transportasi yang memberi kemudahan berupa fleksibilitas. 

Tak hanya itu, GO-FOOD – layanan pesan antar makanan dari GO-JEK yang telah menjadi layanan pesan-antar makanan terbesar di Asia Tenggara, juga meluncurkan Pesta MaMiMuMeMo GO-FOOD. Melalui inisiatif ini, GO-FOOD mengajak konsumen berwisata kuliner online yang terjangkau.

“Inisiatif-inisiatif tersebut membawa gelombang baru pengguna GO-JEK. Peningkatan jumlah pengguna baru mencapai angka 20% jika dibandingkan dengan peningkatan yang terjadi di bulan September 2018 lalu. Peningkatan permintaan dari konsumen akan berbanding lurus dengan peningkatan jumlah order yang diterima mitra driver,” kata Michael.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : (uji/JPC)



Close Ads
Gojek Beberkan Alasan Tarif  Pengemudi Diturunkan