alexametrics

Sambut Akhir Pandemi, Maskapai Internasional Pulihkan Rute

23 April 2022, 19:50:17 WIB

JawaPos.com – Upaya untuk membangkitkan kembali gairah pariwisata tidak hanya menjadi agenda sektor travel dan perhotelan. Maskapai penerbangan sebagai industri yang terkait erat juga ikut menyiapkan langkah-langkah untuk menyambut kenaikan demand.

Salah satu strategi yang dilakukan maskapai internasional adalah mendorong rute-rute menuju destinasi wisata populer. Misalnya, yang dilakukan Cebu Pacific. Dalam rangkaian acara World Travel and Tourism Council (WTTC) 2022 di Manila, Filipina, Cebu Pacific mengumumkan membuka kembali rute penerbangan dari Manila menuju Hawaii, Sydney, dan Bali.

“Bali merupakan salah satu destinasi favorit masyarakat Filipina. Karena itu, kami membuka rute seminggu dua kali penerbangan Manila–Bali–Manila,” ujar Chief Commercial Officer (CCO) Cebu Pacific Xander Lao dalam sesi konferensi pers Jumat (22/4).

Selain tiga destinasi di atas, mereka berupaya membuka keran traffic penumpang internasional melalui pembukaan kembali rute Bangkok, Fukuoka, Jakarta, Dubai, Hongkong, dan Ho Chi Minh. “Kami sepenuhnya mendukung inisiatif untuk mengembalikan hype pariwisata. Penyelenggaraan WTTC yang sudah dilakukan secara face-to-face ini menjadi sinyal bahwa perjalanan internasional sudah cukup konfiden menuju pemulihan,” papar Lao.

Sementara itu, Ketua Umum Indonesia National Air Carriers Association (INACA) Denon Prawiraatmadja menjelaskan, kinerja industri penerbangan dalam negeri merosot tajam pada 2020 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Itulah yang tecermin dari traffic movement turun 43 persen dari 2,1 juta menjadi 1,2 juta.

Jumlah penumpang anjlok 70 persen dari 91,6 juta menjadi 35,4 juta orang. Angkutan kargo pun merosot 65 persen dari 1,1 juta menjadi 429 ribu ton. Selain itu, menurunnya kinerja industri penerbangan terlihat dari sektor pariwisata.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) turun 71 persen dari 16 juta menjadi 4,6 juta. “Kita sadari bahwa industri penerbangan merupakan sektor yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19,” katanya.

Sejak pertengahan 2021, INACA memproyeksikan industri penerbangan mulai membaik pada awal 2022 untuk penerbangan domestik. Sementara, penerbangan internasional akan mulai pulih pada akhir 2023.

“Aspek kesehatan terkait dengan pengaturan vaksin dan pendistribusiannya, lalu aspek stimulus ekonomi terkait dengan dukungan pemerintah untuk sektor transportasi udara sangat membantu pemulihan,” jelas Denon.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (agf/c14/dio)

Saksikan video menarik berikut ini: