JawaPos Radar

Perum PPD Tambah 100 Bus Transjabodetabek Antisipasi Ganjil Genap

23/02/2018, 11:41 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Perum PPD Tambah 100 Bus Transjabodetabek Antisipasi Ganjil Genap
transjabodetabek (Dok. JawaPos.com)
Share this image

Jawapos.com - Perum Pengakutan Penumpang Djakarta (PPD) akan menambah 100 armada bus guna mendukung pemberlakuan kebijakan ganjil genap di jalan tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat mulai 12 Maret 2018.

Direktur Utama Perum PPD, Pande Putu Yasa menuturkan, moda bus Transjabodetabek yang sudah ada sejak delapan bulan lalu ini terus meningkat jumlahnya seiring dengan demand/permintaan masyarakat dengan jumlah rata-rata penumpang per bus mencapai 298 penumpang.

"Jumlah penumpang sudah semakin meningkat dengan loadfactor 40 persen," kata Pande kepada JawaPos.com, Jumat (23/2).

Saat ini, PPD sudah melayani pemberangkatan bus dari Mega City Mall dengan tujuan Taman Anggrek dan Pondok Indah serta rute Grand Dika City Jatiwarna menuju Taman Anggrek dan Pondok Indah.

PPD menyediakan tiga kelas bus, di antaranya kelas reguler dengan tarif Rp 7.500, bisnis dengan tarif Rp 10 ribu, dan premium dengan tarif Rp 20 ribu.

"Untuk reguler ada fasilitas AC dengan tempat duduk bus seperti bus Transjakarta menghadap ke depan. Kalau bisnis yang membedakan kapasitasnya yakni 52 penumpang sedangkan premium dilengkapi dengan colokan listrik dan kapasitas tempat duduknya hanya 36 seat," jelasnya.

Saat ini, bus Transjabodetabek dari Bekasi tersedia di Mega City Bekasi Barat serta terminal Bekasi. Sementara, untuk Grand Dika City Jatiwarna baru mulai dibuka rutenya sejak Januari lalu.

"Saat ini dari Bekasi Timur yang beroperasi ada 15 armada, sedangkan Jatiwarna 15 armada, sisanya 10 armada menyebar sesuai kebutuhan," ujarnya.

PPD dalam hal ini juga mengaku telah merambah seluruh perumahan dan mal sebagai alternatif menjemput penumpang ke lokasi. Hal ini guna memudahkan masyarakat yang sulit mendapatkan akses angkutan umum dari perumahan yang kerja sama dengan PPD.

"Seluruh perumahan dan hotel yang dibangun oleh Podomoro angkutan umumnya akan dilayani oleh Perum PPD begitu juga seluruh hotel dan perumahan serta LRT yang dibangun oleh Adhi Karya pelayanan feeder dan angkutan umumnya dilayani oleh PPD," tuturnya.

Sayangnya, selama bus Transjabodetabek beroperasi belum ada jalur khusus yang diberikan untuk mendorong kelancaran serta menarik minta penumpang moda.

"Belum (ada jalur khusus). Waktu itu hanya pernah sehari dalam rangka uji coba dari Bogor ke Jakarta," ungkapnya.

Putu berharap dengan adanya pemberlakuan sistem ganjil genap di pintu tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat ini, maka secara otomatis bus Transjabodetabek sudah punya jalur khusus.

Sebab, terkait dengan penyediaan jalur khusus ini wewenang berada di BPTJ (Badan Pengatur Transportasi Jabodetabek). Dalam hal ini, kata Putu, PPD hanya menyediakan moda saja.

(ce1/uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up