alexametrics

Ladang Bisnis dari Cinta Sepeda Motor Jadul, Mau Coba?

23 Januari 2022, 13:48:51 WIB

Mayoritas motor jadul yang terpajang di galeri milik Totok adalah motor dari Jawa Timur dan Jawa Tengah. Totok mengaku punya banyak relasi yang membantunya mencarikan stok kendaraan di daerah-daerah.

”Sekali datang biasanya 1–2 truk. Tidak semua motor jadul bisa kami terima. Kalau dari usia, yang jelas diprioritaskan yang di bawah tahun 1990-an. Untuk kelengkapan surat tentu saja harus lengkap. Setelah itu, kita lakukan restorasi sehingga layak dikendarai seperti dulu,” urainya.

Sampai saat ini Totok mengaku masih sangat enjoy dengan bisnis tersebut. Di luar unit yang dia jual, dia juga tetap menyimpan sejumlah motor jadul untuk koleksi sendiri. Situasi pandemi pun tak begitu membuat Totok pusing. Sebab, menurut dia, demand kendaraan roda dua lawas cenderung tak terpengaruh oleh kondisi saat ini.

”Peminat motor-motor jadul akan tetap ada meski yang modern sudah semakin canggih. Motor jadul selalu punya tempat di hati peminatnya. Apalagi jika seseorang pernah punya nostalgia, biasanya jika sudah sukses, ada rasa ingin memiliki motor tersebut kembali,” ungkapnya.

Proyeksi Omzet Bisnis Motor Klasik

Jenis | Kisaran Harga Jual* | Estimasi Demand

Bebek/cub series

Kisaran Harga Jual: Rp 4 juta–10 juta

Demand: 60 persen

Sport series

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : agf/c6/dio

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads