alexametrics

BUMN Tunjuk PT Survai Udara Penas (Persero) Jadi Induk Holding Penerbangan

22 April 2019, 16:21:31 WIB

JawaPos.com – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) berencana menunjuk PT Survai Udara Penas (Persero) sebagai induk holding penerbangan. Perusahaan tersebut ditunjuk lantaran tidak membutuhkan pengelolaan bandara yang rumit.

Berbeda dengan operator bandara lainnya seperti seperti PT Angkasa Pura I (Persero) dan PT Angkasa Pura II (Persero), Deputi Bidang Usaha Jasa Keuangan, Jasa Survei dan Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo menyebut, pengelolaan bandara Survai Udara Penas lebih mudah dikelola karena belum menjadi perusahaan terbuka.

“Kita pakai Survai Penas itu yang penting adalah special company-nya itu akan lebih mudah. kan yang non Tbk, ada AP I dan AP II. Tapi mereka kompleksitasnya tinggi jadi kita mau ke depan operational strategic holdingnya,” ujarnya Kementerian BUMN, Jakarta, Senin (22/4).

Disamping itu, Gatot menuturkan, Survai Udara Penas merupakan perusahaan pengelola bandara dengan 100 persen saham milik negara. Hal ini diharapkan mampu mempermudah kontrol pemerintah terhadap perusahaan anggota holding BUMN Penerbangan.

Gatot memastikan, perusahaan penerbangan plat merah lainnya akan setuju dengan putusan menjadikan Penas sebagai induk holding.

“Enggak ada masalahh di holdingnya. Yang penting gimana mereka fokus dan leverage balance sheetnya,” katanya.

Saat ini Kementerian BUMN tengah melakukan koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait yang akan ditargetkan rampung tahun ini.

Nantinya, selain AP I, AP II, dan Garuda Indonesia, holding ini juga akan berisikan perusahaan penerbangan pemerintah lainnya, seperti PT. Pelita Air Service.

“Ada Pelita masuk (holdihg). Tapi, karena Pelita milik Pertamina, jadi fokus secara generik untuk Pelita sebagai chapter flight dan kargo.  Jadi kargo in line dengan Garuda, Pelita, AP I, dan AP II,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads