alexametrics

Furnitur Kardus Kenyang Diinjak dan Dinaiki

21 Agustus 2017, 19:34:41 WIB

JawaPos.com – Tantangan terbesar Dus Duk Duk adalah mengubah pola pikir konsumen bahwa kertas bekas bisa bernilai mahal. ’’Dari yang semula sekilo kardus berkas dihargai hanya Rp 3.300 di loakan, ternyata bisa dibuat seperti ini dan bernilai tinggi,” kata Arief.

Tak jarang, orang meremehkan kekuatan furnitur kardus itu. Dalam pameran-pameran, konsumen kerap berupaya mengetes kekuatan furnitur kardus dengan cara brutal. Mulai diinjak sampai dinaiki.

Namun, tim Dus Duk Duk tak patah arang dan terus mengedukasi masyarakat bahwa kardus masih bisa dieksplorasi.  ”Segala macam kardus bisa dipakai untuk berkarya. Bahkan, kardus sepatu bekas bisa menjadi suvenir cantik,” terangnya.

Selain itu, kendala lainnya adalah minimnya pengetahuan tentang manajemen bisnis. Maklum, Arief dan kawan-kawannya merupakan desainer yang tidak secara mendalam mempelajari bisnis.

’’Administrasi yang baik untuk perusahaan itu bagaimana, finansial dan akuntansi juga kayak gimana. Dari situlah yang sebenarnya membuat jalan kami kurang rapi,” ungkap Arief.

Semuanya kini diatasi mereka dengan getol mencari ilmu di seminar-seminar bisnis dan workshop. Mayoritas konsumen Dus Duk Duk adalah pengelola butik, kafe, dan event organizer. (*)

Editor : Dwi Shintia

Reporter : car/noe

Furnitur Kardus Kenyang Diinjak dan Dinaiki