alexametrics

Investasi-Ekspansi Industri Manufaktur Bisa Naik

21 April 2019, 18:56:52 WIB

JawaPos.com – Kinerja sektor industri, khususnya manufaktur, diperkirakan membaik pasca penyelenggaraan pemilu. Menperin Airlangga Hartarto optimistis investasi dan ekspansi industri manufaktur akan mengalami peningkatan.

Implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0 diproyeksikan membuat industri tumbuh optimal. Juga mendorong kontribusi yang lebih besar bagi perekonomian nasional. “Setelah Pemilu 2019 akan banyak proyek prioritas yang segera berjalan,” kata Airlangga kemarin (20/4). Beberapa proyek prioritas itu antara lain industri petrokimia dan finalisasi peraturan mengenai mobil listrik.

Airlangga menjelaskan, tren pertumbuhan industri setelah pemilu terjadi karena Indonesia merupakan negara yang matang dalam penerapan sistem demokrasi. Itu menjadi modal pemerintah dalam menarik investasi dari luar negeri. Selain itu, kondisi ekonomi, politik, dan keamanan tetap stabil serta kondusif sehingga mendukung kelancaran aktivitas industri di tanah air. “Optimisme pembangunan yang digaungkan pemerintah saat ini juga penting untuk menarik investasi,” katanya.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Hendra Eka/Jawa Pos)

Peningkatan investasi mendongkrak penyerapan tenaga kerja hingga 18,25 juta orang pada 2018 yang berkontribusi 14,72 persen terhadap total tenaga kerja nasional. “Dari 2015 ke 2018 terjadi kenaikan 17,4 persen dan diperkirakan bisa menambah lagi penyerapan tenaga kerja di 2019 seiring adanya realisasi investasi,” imbuhnya.

Airlangga menargetkan sepanjang 2019 pertumbuhan industri manufaktur dapat mencapai 5,4 persen. Subsektor yang diperkirakan tumbuh tinggi antara lain industri makanan dan minuman, industri permesinan, industri tekstil dan pakaian jadi, industri kulit, industri barang dari kulit, dan alas kaki serta industri barang logam, komputer, dan barang elektronik.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (ken/c9/fal)



Close Ads