JawaPos Radar

Shopee Tak Ingin Fokus Bersaing, Konsumen Lebih Utama

20/01/2018, 21:10 WIB | Editor: Fadhil Al Birra
Shopee
CEO Shopee, Chris Feng (Kiri) saat acara kerja sama Shopee dengan Xiaomi di Jakarta. (RianAlfianto/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Shopee ikut meramaikan pasar e-Commerce di Indonesia sejak 2015 silam. Di tengah persaingan situs belanja online tanah air yang semakin ketat dan kompetitif, Shopee mengaku tidak ingin terlalu hanyut dalam persaingan.

CEO Shopee, Chris Feng menjelaskan, saat ini pihaknya tidak ingin terbawa dalam iklim kompetisi yang berlebihan. Shopee lebih ingin untuk terus berusaha memberikan layanan yang terbaik untuk konsumennya di Indonesia. Selain itu, terus berusaha menumbuhkan pasar e-Commerce juga merupakan salah satu fokus utama Shopee di tanah air.

“Menurut kami konsumen jauh lebih penting ketimbang kompetisi,” jelasnya kepada JawaPos.com di Jakarta, Jumat (19/1) kemarin.

“Indonesia memiliki potensi e-Commerce yang besar dan saya pikir kami adalah salah satu pemain terbesar di sini. Makanya kami lebih fokus bagaimana caranya menumbuhkan pasar dan memberikan layanan terbaik bagi konsumen untuk lima, 10 atau 20 tahun ke depan,” jelas Chris.

Namun demikian, dia menjelaskan, hal ini bukan berarti Shopee tidak memikirkan kompetisi dan persaingan, melainkan kehadiran kompetitor dan pemain lainnya di sektor belanja online di Indonesia justru menunjukann bahwa bisnis di sektor ini memang berkembang baik. Secara otomatis industri yang di gawanginya juga akan berjalan baik.

“Hadirnya pesaing menunjukan bahwa kita berada di bisnis yang benar. Artinya bisnis itu terus tumbuh dan menjanjikan. Justru kalau tidak ada pesaing patut kita curigai, apakah bisnis ini menjanjikan,” katanya sambil tertawa.

Chris menuturkan bahwa hadirnya kompetitor dan pesaing justru dapat meningkatkan semangat bagi Shopee. Kompetitor dapat memantik semangat Shopee untuk terus memberikan kualitas dan layanan terbaik bagi konsumen di Indonesia.

“Menurut saya, kompetisi juga membantu mengedukasi pasar tentang e-Commerce, sehingga konsumen yang belum pernah berbelanja online jadi tertarik mencoba. Itu hal yang bagus karena bisa bersama-sama membantu pasar situs belanja online untuk tumbuh,” pungkas Chris.

(ryn/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up