JawaPos Radar

Infrastruktur Marak, Penjualan Truk Terdongkrak

19/05/2016, 12:55 WIB | Editor: Mochamad Nur
Infrastruktur Marak, Penjualan Truk Terdongkrak
Ilustrasi (Dok Jawa Pos)
Share this

JawaPos.com- Kebijakan pemerintah mengenjot pembangunan infrastruktur diyakini membuat  permintaan truk dengan segmen konstruksi membesar tahun ini. 

Chief Operation Officer PT Astra International Tbk-UD Trucks Head Office Winarto Martono menyatakan, pasar truk untuk segmen konstruksi seperti truk mixer dan truk semen curah (bulk semen) bertumbuh 50 persen tahun ini. 

Ada beberapa faktor yang menumbuhkan market truk di Indonesia. ’’Misalnya, konsumsi, investasi dalam negeri, dan belanja pemerintah. Faktor yang paling bisa diharapkan adalah belanja pemerintah, terutama sektor konstruksi,” ucap Winarto setelah apresiasi bagi pengemudi truk di Surabaya sebagaimana dikutip Jawapos, Kamis (19/5). 

Bahkan, di segmen kendaraan niaga untuk truk mixer dan semen curah, pihaknya tahun ini menjadi market leader dengan pangsa 70 persen. 
Kepala Wilayah Indonesia Timur PT Astra International Tbk-UD Trucks Januar Z. Lubis menambahkan, untuk jenis truk tersebut, pihaknya mengalami inden hingga Agustus.

’’Di wilayah Sulawesi, kebutuhan jenis truk tersebut tinggi karena pembangunan tol laut, pelabuhan, dan jalur kereta api,” terangnya. 
Permintaan truk di Indonesia memiliki potensi bagus saat ekonomi pulih. Sebab, lebih dari 70 persen kargo di negara ini diangkut melalui jalur darat. 

Saat ini UD Truck memiliki pangsa pasar 14 persen di Indonesia, sedangkan di Jatim market share perseroan 18 persen. 

’’Dulu, saat UD Trucks masih memakai nama Nissan Diesel, kami adalah market leader. Kami ingin mengembalikan posisi tersebut. Di jalan, populasi truk terbesar saat ini masih dari Nissan Diesel,” ujarnya. 

Di tahun ini, pihaknya menargetkan untuk meraih market share 26 persen di Jatim.  Secara nasional, target market share UD Trucks mencapai 18 persen. 

UD Trucks memasarkan truk dengan nama Quaster yang terdiri atas 22 varian. Pihaknya menyasar truk kategori 3 dengan beban 8–24 ton dan truk kategori 5 dengan beban di atas 24 ton.  (vir/oki)

 

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up