alexametrics

Xendit Kawal Ekonomi Digital Indonesia Lewat Solusi Pembayaran

19 Maret 2020, 14:00:07 WIB

JawaPos.com –  Xendit, perusahaan teknologi finansial Indonesia terus melakukan mengembangan produk dalam menyediakan solusi pembayaran, guna mengambil peran dalam menjembatani pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Langkah ini dilakukan dengan mengembangkan sistem pembayaran yang sederhana, cepat dan aman guna membantu semua pelaku bisnis.

“Kehadiran Xendit di Indonesia bertujuan membantu pelaku bisnis, mulai dari UMKM, koperasi, hingga perusahaan besar agar dapat meningkatkan bisnis mereka dengan menyederhanakan sistem pembayaran secara digital.  Konsumen jadi dapat bertransaksi di manapun dan kapanpun,” ucap Moses Lo, co-founder Xendit dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (19/3).

Xendit memiliki fasilitas Money In melalui lini produk antara lain Xenpayment yang dapat menerima semua metode pembayaran dengan mudah dari akun virtual, kartu kredit, gerai retail (Alfamart Group & Indomaret) hingga e-wallet seperti OVO, LinkAja, dan DANA. Rangkaian produk money in lainnya  adalah Xeninvoice (terima pembayaran dengan memberikan link ke pelanggan) danXenshield (pendeteksi penipuan denganmachine learning).

Untuk Money Out, melalu lini produkXenDisburse, pelaku bisnis dapat mengirim uang dengan jumlah berapapun dan kapanpun ke berbagai bank, e-wallet dan kartu, dengan menggunakan API. Produk unggulan money out lain yang ditawarkan adalah Xenbatch (transfer secara mudah dan instan dengan mengunggah excel), danXenpayout (menyederhanakan pembayaran refund dan payout ketika Anda tidak memiliki akun tujuan). Tentunya, kemudahan integrasi, harga, dan kualitas standar pelayanan akan disesuaikan dengan kebutuhan para pelaku bisnis.

Produk-produk yang terdapat dalam Xendit didukung oleh teknologi fraud system yang canggih, yang dapat mendeteksi pola-pola transaksi yang mencurigakan.

Xendit juga menerapkan data leakage prevention, di mana Xendit dapat mencegahpotensi kebocoran data sensitif dengan memantau aktifitas karyawan pada saat mengirim atau menerima data dari dan ke sesama karyawan maupun pihak luar.

Berdiri resmi tahun 2015, Xendit membuktikan diri mampu menyediakan layanan kelas dunia yang memudahkan proses transaksi, bukan hanya salah satu yang terbaik di Indonesia tapi juga Asia Tenggara. Hanya dalam 4 tahun, ribuan pelaku bisnis lainnya mempercayakan sistem pembayaran bisnis mereka ke Xendit, baik itu e-Commerce,  Platforms and Marketplaces, Gaming, Insurance,  Travel, dan lainnya.

Sebut saja Traveloka, Tiket.com, Travelio, Garuda Indonesia dalam bisnis agen perjalanan online, bisnis perhotelan danplatform wisata. Allianz, Ciputra, PasarPolis, Qoala untuk jenis bisnis asuransi. Kemudian Bukalapak, Lazada, Suzuki, Cohive, Samsung, Tribehired untuk jenis platform and marketplaces. Travelio.com, Oaken, Wish, untuk jenis bisnis e-Commerce, dan masih banyak lagi seperti Unicef, WWF, Techinasia, dan lainnya. Para pelanggan yang punya nama besar dan tentunya punya kontribusi penting bagi ekonomi Indonesia.

Mengenai kompetitor, co-founder dan COO Xendit, Tessa Wijaya, menyebut pihaknya melihat kompetisi sebagai suatu yang positif, dengan banyaknya pilihan payment gateway di pasar, konsumen dapat membandingkan dan memilih payment gateway yang memiliki harga dan kualitas standar pelayanan yang sesuai dengan kebutuhan.

Oleh karena itu para pemain payment gateway termasuk kami sendiri harus berlomba-lomba untuk meningkatkan kualitas pelayanan, kemudahan berintegrasi, dengan harga yang terjangkau.

Tessa juga mengakui sebagai perusahaan yang bergerak di bidang teknologi, tentu SDM Xendit didominasi oleh engineers. Berdasarkan data terakhir yang didapatkan, Xendit memiliki sekitar 250 karyawan, di mana 65 persen dari jumlah karyawannya adalah para engineers yang fokus terhadap pengembangan produk.

“Dalam hal ini Xendit ikut membangun SDM unggul di Indonesia, dan memberikan kesempatan bagi siapapun yang memiliki kompetensi dan passion yang kuat terhadap dunia teknologi, khususnya teknologi finansial,” ujar Tessa.

 

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads