alexametrics

Pendapatan Naik, Laba Bersih Jasa Marga Stagnan Rp 2,2 Triliun di 2018

19 Maret 2019, 08:10:25 WIB

JawaPos.com – Jasa Marga membukukan laba bersih sebesar Rp 2,20 triliun, sama dengan capaian kinerja yang dibukukan tahun 2017. Capaian itu disumbangkan oleh pendapatan usaha di luar konstruksi, yang tercatat Rp 9,78 Triliun, tumbuh 9,67 persen dari 2017. Kontribusi Pendapatan tol tercatat Rp 9,04 Triliun atau naik 9,12 persen dari 2017, sementara pendapatan usaha lain Rp 748,12 Miliar, naik 16,82 persen dari 2017.

“Pendapatan tol tumbuh sesuai dengan tren pertumbuhan volume lalu lintas setiap tahunnya. Salah satunya disumbangkan ruas-ruas jalan tol baru yang mulai beroperasi dari tahun 2016 hingga 2018,” ujar Corporate Secretary PT Jasa Marga (Persero) Tbk Agus Setiawan, Selasa (19/3).

Ruas-ruas jalan tol baru juga menyumbang pertumbuhan aset dari sisi Hak Pengusahaan Jalan Tol yang mencapai Rp 6,29 Triliun, naik sebesar 11,24 persen dari 2017, sehingga total aset Jasa Marga pada 2018 tercatat Rp 82,42 Triliun.

Total ada 7 jalan tol baru sepanjang 318,75 Km yang berhasil dioperasikan oleh Jasa Marga di 2018, sehingga hingga akhir tahun 2018 Jasa Marga berhasil mengoperasikan total 1.000 Km jalan tol.

“Dengan beroperasinya jalan tol baru, Jasa Marga juga turut menyumbang tersambungnya Jalan Tol Trans Jawa dari Merak hingga Pasuruan (Grati),” jelasnya.

Dari total 933 Km Jalan Tol Trans Jawa yang telah beroperasi, Jasa Marga mengoperasikan 583 Km atau sebesar 63 persen dari total Panjang Jalan Tol Trans Jawa saat ini.

“Untuk percepatan pembangunan insfrastruktur jalan tol serta untuk memperkuat struktur permodalan Perseroan, Jasa Marga untuk kali keempat kembali melakukan inovasi dalam bidang pendanaan,” terangnya.

Di 2018, Jasa Marga menempuh alternatif produk pendanaan melalui skema Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT). RDPT ini merupakan pendanaan bersifat ekuitas di pasar modal sehingga Perseroan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pendanaan yang bersifat hutang.

“Dengan demikian, Perseroan dapat menjaga kesehatan finansial Perusahaan di tengah ekspansi yang dilakukan,” ungkapnya.

Selain RDPT, sepanjang 2018 Jasa Marga juga menandatangani pejanjian kredit sindikasi dengan total jumlah mencapai Rp 30,03 Triliun untuk pembangunan proyek Jalan Tol Kunciran-Serpong, Jakarta-Cikampek II Elevated, Bogor Ring Road, Balikpapan-Samarinda dan Batang-Semarang.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Uji Sukma Medianti



Close Ads
Pendapatan Naik, Laba Bersih Jasa Marga Stagnan Rp 2,2 Triliun di 2018