JawaPos Radar

Kebijakan Cantrang Ala Menteri Susi Bikin Pabrik Pengolahan Ikan Mati

19/01/2018, 20:16 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Kebijakan Cantrang Ala Menteri Susi Bikin Pabrik Pengolahan Ikan Mati
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menilai kebijakan pelarangan cantrang sebagai alat tangkap ikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti membuat pabrik pengolahan ikan atau Surimi yang ada di Indonesia menjadi mati.

Padahal, cantrang menjadi nyawa bagi sebagian nelayan dalam menangkap ikan di perairan Indonesia. Atas dasar itu, Direktur Jenderal Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto meminta agar KKP segera mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Surimi yang selalu mengalami penurunan luar biasa. Ini akibat kebijakan di tempat Pak Nilanto, yaitu terkait dengan cantrang," ujarnya dalam Forum Merdeka Barat di Gedung Kemenkominfo, Jakarta, Jumat (19/1).

Kebijakan Cantrang Ala Menteri Susi Bikin Pabrik Pengolahan Ikan Mati
pelelangan ikan (Dok. Jawapos.com)

Meski mengecam, namun pihaknya tetap mendukung kebijakan pelarangan cantrang. Hanya saja, dirinya meminta kebijakan tersebut agar diselaraskan dengan kebijakan lainnya yang tidak mematikan industri di bawahnya.

"Tentu kita pikirkan supaya industri surimi sudah eksis, sudah ada investasi dan beri kontribusi besar juga harus mendapatkan perhatian bersama, untuk sama-sama kita pikirkan bagaimana bahan baku bisa terpenuhi," jelas dia.

Selain itu, dirinya juga meminta agar nelayan diberi kebebasan dan kemudahan dalam mengimpor bahan baku.

"Satu sisi industri tetap terpenuhi bahan baku. Tentu ini kemudian standar dasn pengawasan jadi penting. Satu sisi lagi, bisa nggak dikasih fleksibilitas misalnya bisa impor bahan baku," tutupnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up