alexametrics

Diguyur Modal, Sejumlah Start-up Makin Kepakkan Sayap

18 November 2020, 12:19:09 WIB

JawaPos.com – Perlambatan ekonomi akibat persebaran virus SARS-CoV-2 tidak menyurutkan minat investor untuk mengembangkan potensi start-up. Dua unicorn Indonesia, Gojek dan Tokopedia, menerima suntikan investasi baru. Gojek mendapatkan dari Telkom Group melalui PT Telkomsel. Tokopedia mendapatkan dari Google dan Temasek.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menyatakan bahwa dengan berinvestasi ke Gojek, mereka akan menggenjot akselerasi transformasi digital di Indonesia. Dua perusahaan itu juga akan bekerja sama untuk memberdayakan talenta sumber daya manusia (SDM) mereka. Di antaranya, melalui pertukaran pengalaman dan program pembinaan keahlian profesional.

“Kami percaya, kerja sama dengan Gojek dan ekosistemnya yang luas juga akan mengakselerasi transformasi Telkomsel sebagai digital telco company,” ujar Setyanto Selasa (17/11). Kerja sama itu, menurut dia, akan memperkuat konsistensi Telkomsel dalam membangun ekosistem digital yang inklusif dan berkelanjutan di tengah pandemi Covid-19.

Sementara itu, Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk Ririek Adriansyah menyatakan bahwa investasi ke Gojek akan membantu Telkom Group untuk mengembangkan bisnis layanan digital sesuai dengan peta jalan mereka. “Kolaborasi ini akan berdampak positif serta memperkuat portofolio bisnis Telkom Group dalam mengakselerasi perekonomian digital Indonesia,” ujarnya.

Di sisi lain, Co-CEO Gojek Andre Soelistyo menyatakan bahwa kucuran dana dari Telkomsel akan menjangkau ratusan juta masyarakat untuk bisa lebih memanfaatkan ekonomi digital. Termasuk konsumen dan mitra Gojek. Dia menambahkan, suntikan dana dari Telkomsel merupakan bentuk kepercayaan terhadap model bisnis Gojek. Juga kepada jangkauan luas ekosistemnya serta dampak yang dihasilkan bagi masyarakat dan ekonomi Indonesia.

“Hal ini juga menempatkan kami pada posisi keuangan yang lebih kuat untuk mendorong pertumbuhan bisnis di masa mendatang,” tegas Andre.

Senada dengan Gojek, Tokopedia juga mengumumkan investasi baru ke platform mereka. CEO Tokopedia William Tanuwijaya memaparkan bahwa Temasek dan Google kini menjadi pemegang saham baru. “Kami merasa terhormat atas kepercayaan dan dukungan mereka terhadap Tokopedia dan Indonesia,” katanya.

Google diperkirakan akan memiliki 1,6 persen saham Tokopedia. Sementara itu, Anderson Investments yang terafiliasi dengan Temasek akan memiliki 3,3 persen saham Tokopedia.

Nilai saham yang dipegang Google di Tokopedia bernilai USD 1,1 juta atau setara Rp 15,5 miliar. Sementara itu, Anderson Investments bernilai Rp 33,4 miliar. Namun, nilai tersebut pun tidak mencerminkan seluruh suntikan dana yang didapatkan Tokopedia dari dua investor itu.

“Dalam 11 tahun terakhir, Tokopedia belum pernah melihat periode transformasi digital secepat dan sepenting saat ini. Kami percaya kerja sama ini bisa mengakselerasi pemerataan ekonomi melalui teknologi di Indonesia,” tegas William.

Investasi Google di Tokopedia menjadi suntikan modal kedua ke unicorn Indonesia, setelah berinvestasi ke Gojek pada 2018. Dengan menguasai 6,9 persen saham, Google menjadi pemegang saham terbesar kedua di Gojek setelah Gamvest, entitas milik investor Singapura GIC.

Kesepakatan terbaru dari Google menjadi investasi ketiga tahun ini oleh perusahaan teknologi besar AS ke unicorn Indonesia. Sebelumnya, Microsoft melakukan suntikan modal ke Bukalapak yang merupakan saingan Tokopedia. Facebook dan PayPal juga berinvestasi ke Gojek pada Juni lalu.

PERKIRAAN VALUASI UNICORN INDONESIA

(per 5 November 2020)

Perusahaan | Perkiraan Valuasi (dalam miliar USD)

Gojek | 10

Tokopedia | 7

OVO | 2,9

Bukalapak | 2,5

Traveloka | 2

Sumber: CB Insights

 

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (agf/c12/hep)

Saksikan video menarik berikut ini: