JawaPos Radar

2019, Target Penerimaan Devisa Sektor Pariwisata Naik Jadi USD 20 M

17/08/2018, 10:20 WIB | Editor: Saugi Riyandi
2019, Target Penerimaan Devisa Sektor Pariwisata Naik Jadi USD 20 M
liburan di pantai lombok (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Sektor pariwisata bukan sebuah keniscayaan bagi setiap negara, khususnya Indonesia dalam meraup pundi-pundi devisa. Sektor tersebut dianggap salah satu yang paling seksi dalam menarik minat para wisatawan lokal maupun mancanegara.

Di tengah-tengah pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat, cadangan devisa terus mengalami penurunan.

Data Bank Indonesia (BI) terbaru, cadangan devisa Indonesia tercatat sebesar USD 8,3 miliar pada akhir Juli 2018. Angka itu lebih rendah dibandingkan dengan bulan sebelumnya sebesar USD 119,8 miliar.

Menteri Pariwisata Arief Yahya tidak memungkiri jika kontribusi sektor pariwisata cukup besar dalam menjaga kestabilan cadangan devisa. Hal itu tercermin dari kontribusi sektor pariwisata dalam menghasilkan devisa. Tercatat, pada tahun lalu kontribusinya mencapai USD 15 miliar. Angka itu naik cukup signifikan.

Dia berharap, tahun ini bisa naik cukup baik dibanding tahun sebelumnya. "Karena diketahui industri pariwisata industri paling mudah dan murah untuk dapatkan devisa. Tahun 2016 sebesar USD 13,5 miliar. tahun ini diproyeksikan USD 17 miliar," ujarnya saat ditemui di Jakarta, Jumat (16/8)

Tidak main-main, Arief menegaskan jika tahun selanjutnya target penerimaan dari cadangan devisa lebih tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dia optimis, jika target tersebut direalisasikan, maka sektor pariwisata diharapkan sebagai sektor pemberi kontribusi terbesar dalam devisa.

"Ketika USD 20 miliar maka diharapkan pariwisata sudah menjadi penghasil devisa terbesar," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up