JawaPos Radar

Keren Nih, Produk Sinyal Kereta BUMN Ini Tembus Pasar Bangladesh

17/04/2018, 11:29 WIB | Editor: Mochamad Nur
Keren Nih, Produk Sinyal Kereta BUMN Ini Tembus Pasar Bangladesh
Ilustrasi kereta api di Bangladesh, jadi salah satu andalan transportasi murah penduduknya (Dailymail.com)
Share this image

Jawapos.com – PT Len Industri (Persero) melalui anak perusahannya, PT Len Railway Systems (LRS), mengekspor peralatan interlocking perkeretaapian ke Bangladesh. Peralatan interlocking ini  akan dipasang di empat stasiun, yakni Stasiun Jamtoil, Stasiun Chatmohar, Stasiun Bangabadu Setu West dan Stasiun Bangabadu Setu East.

Rencanya, produk tersebut akan diberangkatkan dari Pelabuhan Tanjung Priok setelah fumigasi dan akan transit di Singapore hingga tanggal 20 April 2018. Lalu diberangkatkan kembali dan diperkirakan akan tiba di Bangladesh pada 5 Mei 2018 di Pelabuhan Chittagong, Bangladesh.

"Kita juga akan melakukan beberapa modifikasi sistem interlocking kereta api eksisting yang ada sekarang. Karena mampu memodifikasi produk persinyalan kereta api dari beberapa vendor lain adalah salah satu kelebihan yang kita miliki," kata  Direktur Utama PT LRS, Dewayana Agung Nugroho dalam keterangan resmi di Jakarta, Selasa (17/4).

Dari pengiriman barang kali ini, ditargetkan pemasangan dapat dilakukan mulai tanggal 5 Mei 2018 dan commissioning dapat dilakukan sebelum tanggal 28 Juni 2018.

Sementara itu Direktur Utama PT Len Industri, Zakky Gamal Yasin mengatakan momen ini akan menjadi entry point Len Industri untuk masuk ke Bangladesh, walaupun nilainya tidak besar tapi sangat penting.

"Ke depan masih banyak oportunity bisnis di Bangladesh yang bisa dilakukan. Dari Bangladesh ini kita bisa makin merambah ke negara-negara sekitar," jelasnya.

Proyek modifikasi persinyalan kereta api Jalur Kota Ishurdi hingga Joydebpur sebelumnya ditanda tangani oleh Dewayana Agung Nugroho dan Muhammad Afsar Ali, Managing Director Biswas Construction di Hotel Savoy Homann Bandung pada hari tanggal 20 Oktober 2016.

LRS menandatangani kontrak dengan salah satu perusahaan lokal tersebut yang telah memenangi tender pekerjaan di Bangladesh dengan Bangladesh Railway (Regulator dan Pemilik Sarana dan Prasarana Perkeretaapian di Bangladesh) sebagai pemilik pekerjaan.

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up