alexametrics

Meski Politik Kondusif, Pesta Demokrasi Tetap Jadi Sorotan Investasi

17 Januari 2019, 15:39:52 WIB

JawaPos.com – Indonesia tengah menghadapi tahun politik, dibarengi dengan geopolitik global yang masih berlanjut. Terbukti, sepanjang 2018, kondisi pasar Indonesia mengalami volatilitas akibat dari sentimen negatif global yang terutama disebabkan oleh kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) dan isu perang dagang antara AS dan Tiongkok.

Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan, pesta demokrasi tahun ini akan stabil dan kondusif. Hal itu terlihat dari situasi ricuh yang hanya ada dalam media sosial.

“Kami melihat bahwa kondisi politik Indonesia saat ini masih cukup stabil menjelang Pilpres dan Pileg serentak di April 2019 nanti,” ujarnya di Hotel Mulia Jakarta, Kamis (17/1).

Meskipun tidak ada kaitannya antara peristiwa politik dan performa ekonomi, lanjutnya, hal tersebut sangat dicermati oleh para investor terkait kebijakan dan keputusan yang akan diambil oleh pemimpin terpilih nanti.

“Pasalnya perubahan struktur pemerintahan dapat berdampak pada kebijakan-kebijakan ekonomi sebuah negara. Tapi saya percaya pesta demokrasi di tahun ini tidak akan memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi ekonomi di tanah air,” tegasnya.

Selain itu, Toto menambahkan, dalam debat Pilpres yang akan berlangsung malam ini, pihaknya tidak melihat potensi adanya keributan antara para pendukung, baik dari kubu petahana maupun kubu oposisi.

“Yang membedakan (dengan Pilpres 2014), masa kampanye Pileg Pilres digabung jadi terkesan lebih lama, suasanya panas terasa lebih lama. Tapi saya rasa akan damai-damai saja,” pungkasnya.

Editor : Saugi Riyandi

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads
Meski Politik Kondusif, Pesta Demokrasi Tetap Jadi Sorotan Investasi