alexametrics

Ini Syarat Impor Jagung Bisa Dilakukan Pemerintah

16 November 2018, 05:49:48 WIB

JawaPos.com – Belum lama ini Kementerian Pertanian (Kementan) merekomendasikan impor jagung 100 ribu ton untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak nasional dan industri. Hal itu bisa dilakukan dengan syarat tertentu.

Dekan Fakultas Pertanian IPB Suwardi mengatakan, ada beberapa faktor alasan logis yang perlu ditelaah di balik polemik impor jagung. Menurut dia, secara data yang disajikan ke publik, bisa jadi jumlah produksi jagung pada 2018 mengalami surplus atau erlebih.

Namun, jumlah produksi jagung yang surplus tersebut tidak dapat dijadikan jaminan atau tolak ukur memenuhi tingkat kebutuhan sektor lainnya. Seperti pakan ternak serta industri.

“Dari segi jumlah produksi untuk memenuhi kebutuhan jagung dalam negeri, produksi kita mungkin saja sudah mencukupi. Tetapi jumlah saja tidak cukup,” kata Suwardi, Kamis (15/11).

Suwardi menyatakan, ada kondisi lain seharusnya dipahami mengenai kebutuhan ketersediaan jagung. Seperti untuk pakan ternak dan industri dalam jumlah yang sangat besar serta perlu cepat.

“Yang mungkin saja itu belum bisa dipasok dari produksi jagung setiap saat sesuai jadwal untuk keperluan industri,” kata Suwardi.

Dengan faktor tersebut, bisa masuk kategori kebutuhan khusus sehingga mungkin diperlukan kebijakan impor jagung. Apalagi, adanya kendala distribusi yang memerlukan waktu sehingga membuat harga produksi lebih mahal dari impor.

“Jadi impor untuk tujuan tertentu kadang-kadang diperlukan agar industri bisa terlaksana baik,” ujar Suwardi.

Editor : Yusuf Asyari

Reporter : (yuz/JPC)

Ini Syarat Impor Jagung Bisa Dilakukan Pemerintah