
Pengaturan searah pada koridor-koridor, sehingga pengunjung yang lalu lalang di dalam mal tidak saling berpapasan, Gandaria Mall, Jakarta Selatan, Minggu (14/6). (Romys Binekasri/JawaPos.com)
JawaPos.com - Operasional pusat perbelanjaan atau mal mulai dibuka kembali besok, Senin (15/6), setelah pembatasan berbagai aktivitas ekonomi untuk beberapa pekan, imbas wabah Covid-19. Saat ini, sejumlah mal sedang melakukan berbagai persiapan.
Persiapan yang dilakukan antara lain pengaturan pengunjung mulai di pintu masuk hingga pengaturan di dalam toko. Di Gandaria Mall Jakarta Selatan, misalnya, pengunjung yang akan masuk dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya.
Selain itu, diterapkan jaga jarak antrean sekitar 1 hingga 1,5 meter. Ada pengaturan searah pada koridor-koridor, sehingga pengunjung yang lalu lalang di dalam mal tidak saling berpapasan.
Ada pembatasan atau penjarakan pengunjung yang menggunakan tangga berjalan atau ekskalator. Jaraknya yaitu minimal tiga anak tangga.
Photo
Penjarakan di ekskalator pusat perbelanjaan minimal tiga anak tangga. (Romys Binekasri/JawaPos.com)
"Di dalam lift juga jadi cuma empat orang, enggak boleh kebanyakan," kata salah seorang petugas keamanan kepada JawaPos.com, Minggu (14/6).
Gerai-gerai yang ada di dalam mal juga menerapkan sejumlah pembatasan, guna mencegah potensi penyebaran Covid-19. Ini termasuk gerai makanan dan minuman yang mengatur jarak antarmeja untuk makan di tempat.
Photo
Salah satu gerai makanan-minuman di Gandaria Mal, Jakarta Selatan mengatur penjarakan meja untuk makan di tempat, Minggu (14/6). (Romys Binekasri/JawaPos.com)
Salah seorang karyawan di gerai toko mengaku, dia dan teman-temannya diwajibkan mengenakan face shield (pelindung wajah) saat bekerja. Ini dimaksudkan untuk mencegah kontak langsung dengan pelanggan.
Para karyawan juga diminta untuk meningkatkan kebersihan areal toko. "Ini untuk persiapan besok. Semua karyawan toko harus pakai. Pengunjung juga dibatasi hanya 11 orang saja," ujar salah satu karyawan Mango kepada JawaPos.com.
Photo
Pengumuman terkait protokol kesehatan pengunjung mal. (Romys Binekasri/JawaPos.com)
Sementara itu, masyarakat sebagai pengunjung punya pendapat beragam atas dibukanya kembali pusat perbelanjaan di tengah masa PSBB transisi. Delino Filirani misalnya, mengaku sangat antusias menunggu mal kembali buka.
"Alasannya karena sudah terlalu bosen atau jenuh selama di rumah aja. Kangen makan di mal, kangen bau-bau AC mal," ujarnya.
Berbeda dari Delino, Indah Puspa Karina mengaku masih ragu untuk mengunjungi pusat perbelanjaan jika tidak mendesak. Saat dijumpai JawaPos.com, Indah mengatakan, terpaksa keluar rumah dan pergi ke mal karena mencari satu barang yang hanya ditemukan di mal tersebut.
Takut tertular Covid-19 di areal publik menjadi alasan dirinya enggan ke mal meskipun telah kembali beroperasi. "Soalnya kondisinya belum betul-betul aman. Lagi juga angka penularan kasus Covid-19 di Jakarta kan juga masih tinggi. Kita enggak tahu kondisi orang-orang di mal itu kaya gimana, apalagi banyak juga kasus OTG (Orang Tanpa Gejala)," katanya.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
