alexametrics

Tak Hanya Cari Pemenang, Juga Ajang Seleksi Kredit

13 Agustus 2020, 12:11:59 WIB

JawaPos.com – Pandemi SARS-CoV-2 membuat para pelaku usaha karut-marut. Khususnya, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Melalui kompetisi Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2020, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk ingin mendongkrak semangat berusaha dan salah satu cara menyalurkan kredit dana pemerintah agar tepat sasaran.

Corporate Secretary Bank Mandiri Rully Setiawan mengatakan, kompetisi tersebut bukan hanya mencari pemenang, tapi juga menciptakan enterpreneur. Tentu dengan mendapat dukungan penuh dari Bank Mandiri berupa pemberian kredit. “Jadi ini juga proses seleksi pemberian kredit juga. Debitor yang akan kami besarkan,” ucap Rully.

Menurut dia, sebagian wirausaha muda yang baru terjun memiliki pengalaman yang terbatas. Atau bahkan, tanpa pengalaman sama sekali. Pengalaman yang dimaksud tidak hanya terkait dengan pandangan mengenai prospek usahanya. Tapi mengenai operasional, manajemen usaha, keuangan, serta pemahanan mengenai regulasi usaha dan perizinan.

“Hal tersebut yang dalam beberapa kesempatan tidak menjadi prioritas bagi wirausaha muda. Padahal menjadi hal yang penting bagi perbankan dalam pemberian kredit,” terang Rully kepada Jawa Pos.

Saat situasi pandemi, pelaku usaha dituntut berputar otak. Memikirkan cara agar bisnis mereka masih berjalan di tengah tekanan. Digitalisasi adalah cara termudah. Mengingat, keengganan masyarakat untuk keluar rumah dalam memenuhi kebutuhan.

Hadirnya platform digital akan meningkatkan jangkauan penjualan produk. Juga sistem transaksi pembayaran yang cashless. Konsumen cukup menggunakan smartphone dan internet tanpa perlu tatap muka.

Selain itu, kata Rully, proses pengolahan dan pengemasan produk terkait keamanan dan kebersihan daya tarik utama. “Wabah Covid-19 mendorong konsumen menjadi lebih aware terkait safety dan hygiene produk yang dibeli,” imbuhnya.

Rully menjelaskan, manjadi bagian dari supply chain industri atau usaha besar juga merupakan salah satu cara untuk mengembangkan ekosistem bisnis. Selain itu, dibutuhkan juga kecepatan dalam merespon perubahan prilaku konsumen. “Langkah tersebut dapat membuat UMKM kuat dan sustainable (berkelanjutan),” tandasnya.

Sementara itu, Head of CSR Center Department Bank Mandiri Diwangkoro Ratam menuturkan, adanya kategori business plan bertujuan untuk menciptakan sebanyak mungkin calon wirausaha muda baru di Indonesia. Sekaligus membuka ruang bagi kaum milenial yang tertarik untuk mulai berbisnis.

Dalam situasi ini banyak anak muda yang dihadapkan pada kondisi sulit untuk memulai berbisnis. Salah satu alasannya, terbatasnya modal yang dimiliki akibat kondisi ekonomi yang kian sulit.

“Oleh karena itu, perseroan membuka ruang bagi para calon wirausaha muda untuk mengadu inovasi. Bisa diikuti oleh siapapun yang belum punya bisnis tapi punya sudah punya ide,” ujar Diwangkoro dalam virtual conference.

Editor : Bintang Pradewo

Reporter : Agas Putra Hartanto




Close Ads