BNI Syariah Siap Kucurkan Pembiayaan Rp 40 M Di Pameran Haji Dan Umroh

12/09/2018, 16:14 WIB | Editor: Saugi Riyandi
BNI Syariah siap kucurkan dana Rp 40 miliar untuk pembiayaan umroh dan haji (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Unit Usaha Syariah dari Bank BNI, PT Bank BNI Syariah kan mengelar International Islamic Expo 2018 di Assembly Hall Jakarta Convention Centre (JCC) pada 21-23 September 2018. Dalam pameran tersebut akan menawarkan berbagai biro perjalanan wisata penyelenggaraan haji dan umrah, hotel, hingga maskapai penerbangan internasional.

Direktur Bisnis Komersial BNI Syariah Dhias Widhiyati mengaku, pihaknya siap mengucurkan pembiayaan haji dan umrah sebanyak Rp40 miliar. BNI Syariah juga menyediakan pembiayaan tanpa agunan bagi konsumen umrah.

"Kita melayani permohonan dari institusi, misal travel haji umrah dari sisi pembiayaan," ujarnya di Hotel Sultan, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Rabu (12/9).

Selain pembiayaan, lanjutnya, perseroan juga menargetkan untuk meraup Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar Rp 4 miliar untuk pembukaan rekening baru. Sebanyak empat gerai disiapkan untuk melayani pembukaan rekening BNI Syariah selama event berlangsung.

"Dari DPK kurang lebih kita targetkan minimal ada 2.000 account baru selama event tiga hari ini,” tuturnya.

Selain itu, BNI Syariah juga mengucurkan garansi bank sebagai jaminan kepada nasabah sebanyak Rp 10 miliar. Secara total, perseroan membidik total transaksi selama event International Islamic Expo 2018 sekitar Rp 50 miliar hingga Rp60 miliar.

"Jadi total (transaksi) dalam event ini kita mau meng-grab sebanyak Rp50 miliar hingga Rp60 miliar," tandasnya.

Sebagai informasi, International Islamic Expo 2018 merupakan gelaran pameran travel haji dan umrah yang diikuti 140 tenat supply chain baik dari dalam maupun luar negeri. Kemudian ada juga 58 perusahaan internasional yang bergerak di bidang haji dan umrah seperti penyedia jasa hotel, transportasi, visa, catering, dan telekomunikasi.

Dalam pameran itu, ada pula 25 perusahaan penyelenggara resmi perjalanan umrah dan haji khusus, 35 perusahaan dalam negeri yang bergerak di bidang makanan dan minuman halal, kosmetik dan fashion untuk menunjang Indonesia sebagai tujuan wisata halal dunia. Serta, 22 perwakilan internasional yang terdiri dari maskapai penerbangan, perwakilan negara-negara sahabat dari tujuan wisata halal yang datang dari negara-negara Timur Tengah, Asia Tengah, Eropa, dan Asia.

"Ini adalah pusat informasi kepada costumer untuk memilih travel yang terbaik dan bisa dijadikan sarana untuk keberangkatan mereka dalam berhaji dan umrah. Kami ingin berkontribusi untuk pengembangan halal ekosistem di Indonesia," tutupnya.

(mys/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi