alexametrics

Jatuh Lagi, Lion Air Tunda Kedatangan 4 Pesawat Boeing 737 MAX-8 Baru

12 Maret 2019, 17:22:02 WIB

JawaPos.com – Pesawat Boeing tipe 737 Max 8 tengah menjadi sorotan. Pasalnya, dalam rentang waktu Oktober 2018 hingga Maret 2019 terjadi kecelakaan yang melibatkan pesawat tersebut.

Managing Director Lion Air Group Daniel Putut Kuncoro mengatakan, pihaknya sampai saat ini masih melakukan pembahasan terkait pembelian pesawat tersebut. Saat ini, maskapai berlogo singa merah itu telah melakukan 222 pemesanan.

Dari jumlah ini, Daniel mengakui jika ada empat pesawat 737 Max 8 yang belum diambil. Perusahaan masih menunggu keputusan direksi.

“Dengan kondisi ini yang empat masih menunggu. Yang empat sudah dijadwalkan di-delivery tahun ini belum diambil keputusan,” ujarnya di Jakarta, Selasa (12/3).

“Sehabis kejadian JT 610 (Oktober 2018) itu kami sudah diskusi dengan Boeing untuk sementara tunda dulu. Bulan April ini seharusnya mau datang pesawatnya, tapi kita tidak mau. Sementara hold dulu,” sambungnya.

Daniel mengatakan, masih ada peluang pemesanan 222 pesawat 737 Max 8 hingga 2035 dibatalkan. Hanya saja, semua menunggu hasil pembicaraan dengan pihak Boeing.

“Sementara USD 22 miliar. Itu nilai yang di suspend. Kami sedang diskusi dengan Boeing meneruskan atau tidak tim kami dan tim Boeing sedang duduk,” tegasnya.

Terkait kerugian, Daniel enggan berbicara. Pihaknya saat ini masih menunggu hasil keputusan dari KNKT terkait insiden Oktober lalu.

“Biar boeing yang jawab. Kalau terbukti ada indikasi KNKT,” tutupnya.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Hana Adi



Close Ads
Jatuh Lagi, Lion Air Tunda Kedatangan 4 Pesawat Boeing 737 MAX-8 Baru