JawaPos Radar | Iklan Jitu

Nilai Biayai Terlalu Mahal, Ini Kritik JK Soal Pembangunan LRT

12 Januari 2019, 16:01:36 WIB
Nilai Biayai Terlalu Mahal, Ini Kritik JK Soal Pembangunan LRT
Ilustrasi pembangunan LRT (DOK.JAWAPOS.COM)
Share this

JawaPos.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengkritik, pembangunan proyek infrastruktur proyek kereta ringan atau light rail transit (LRT) yang menghubungkan Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) terlalu mahal.

Menurutnya, pembangunan LRT Jabodetabek cenderung tidak efisien lantaran dibangun secara melayang atau elevated yang letaknya disamping jalan tol. Semestinya dibangun secara terpisah.

"Bangun LRT ke arah Bogor dengan elevated. Ya buat apa elevated kalau hanya berada di samping jalan tol,” ujarnya di Ritz Carlton Pasific Place Jakarta, Jumat (11/1) malam.

JK menuturkan, LRT Jabodetabek yang berlokasi di jalan tol terkesan seperi tidak ada lahan lagi yang lebih murah.

"Terkecuali di dalam kota, ke luar kota lahan masih murah kok. Masa (lahan) dari penduduk tidak ada, kenapa mesti elevated di luar kota. Kecuali kalau wilayahnya betul-betul sudah sangat padat," tuturnya.

Selain itu JK menyebut, selain tidak efisien, biaya investasi proyek ini juga terbilang mahal hingga mencapai Rp 500 miliar per kilometer. Sehingga, konsultan yang mengawasi proyek tersebut dipertanyakan.

"Siapa konsultannya ini yang bikin ini, sehingga biayanya Rp 500 miliar per kilometer. Kapan kembalinya (modalnya)? Kalau dihitungnya seperti itu," tandasnya.

Editor           : Mohamad Nur Asikin
Reporter      : Romys Binekasri

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini