Tutup Posko Asian Games, AP II Catat Lonjakan Penumpang di Bandara

11/09/2018, 09:18 WIB | Editor: Saugi Riyandi
booth olahraga di Bandara Soekarno-Hatta untuk Asian Games 2018 (Dok. Angkasa Pura II)
Share this

JawaPos.com - PT Angkasa Pura II (Persero) mencatat ada sekitar 13.000 lonjakan penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang dan 5.000 di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang. Hal itu dikemukakan President Director perseroan tersebut Muhammad Awaluddin seusai menutup Posko Utama Asian Games di Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Posko tersebut beroperasi sejak 7 Agustus hingga 7 September 2018. “Persis satu bulan penuh. Kita telah dapat menyelenggarakan Asian Games dengan baik. Bahwa bandara pintu gerbang para official dan atlet. Kami telah mencatat terdapat sekitar 13.000 masuk ke Bandara Internasioal Soekarno-Hatta dan 5.000 ke Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II,” ujarnya di Jakarta, Selasa (11/9).

Dia mengakui memang jumlah 13.000 jika di Bandara Internasional Soekarno-Hatta tidak terlalu terlihat. Karena, jumlah penumpang di Bandara Internasional Soekarno-Hatta setiap harinya sudah mendekati angka 210.000 pergerakan. Penumpang sebanyak 13.000 tersebut sebarannya terlihat di spot-spot tertentu dan waktu tertentu.

Begitu juga sejumlah daerah wisata terlihat ramai. Hal itu diketahui terutama atlet dan official yang berasal dari Cina. Karena kontingen asal Cina sampai menyewa pesawat untuk ke lokasi wisata seperti Yogyakarta, Silangit, Denpasar dan Danau Toba.

“Kesuksesan ini atas kerja sama kita semua. Kami mengucapkan terima kasih bukan hanya kepada internal PT Angkasa Pura II, tetapi seluruh komponen yang terlibat di dalamnya,” tuturnya.

Meski begitu, Awaluddin menyatakan, dalam waktu dekat PT Angkasa Pura II akan kembali bersiap untuk event besar, yakni Para Games 2018. “Apa yang sudah kami lakukan pada Asian Games 2018 menjadi SOP. Kami kembali pakai SOP tersebut, tentu saja dengan berbagai modifikasi. Dan jumlah kekuatan personel pun sama, kalau Asian Games 2.000 personel, karena Para Games hanya di Jakara kita fokus di Bandara Soekarno-Hatta dengan kekuatan kurang lebih sama,” jelasnya.

Apakah ada fasilitas khusus? Menurut Awaluddin, pihak Inapgoc sudah memberikan paparan kepada PT Angkasa Pura II (Persero). “Kami juga sudah melakukan simulasi, fokus kami sejak turun dari pesawat hingga penumpang berada di Terminal. Semua harus berjalan lancar dan sudah disediakan Ambulife,” pungkasnya.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi