alexametrics

Ekspansi ke Jalur Laut Internasinal, Temas Tambah 2 Unit Kapal Baru

11 Juni 2021, 18:44:42 WIB

JawaPos.com – Perusahaan jasa angkutan laut PT Temas Tbk melakukan ekspansi dengan membuka rute luar negeri dengan menambah 2 unit kapal dengan kapasitas masing-masing sebesar 8.000 DWT dan dengan crane yang mampu untuk mengangkat muatan dengan berat maksimal 350 MT sekali angkat.

“Penambahan kapasitas angkut masih menjadi fokus dalam pengembangan bisnis perseroan ke depannya. Hingga semester I 2021 secara konsolidasian perseroan mengakuisisi 11 unit kapal, sehingga total jumlah armada Perseroan menjadi 50 unit dengan kapasitas angkut sebesar 35.123 TEUs atau 519.223 DWT,” ujar Direktur Utama PT Temas Tbk, Sutikno Khusumo dalam keterangannya, Jumat (11/6).

Sepanjang 2020, perseroan telah melakukan pengembangan di bidang usaha Pelabuhan dan Depo Peti Kemas. Perseroan juga tetap berpartisipasi dalam Program Tol Laut yang dicanangkan oleh Pemerintah. “Tahun lalu kami berpartisipasi di dalam 3 rute Tol Laut yaitu Trayek T-1, T-11, dan T-17,” imbuh Sutikno.

Diungkapkan, dari sisi kapasitas angkut armada perseroan, sepanjang 2020 PT temas Tbk melakukan pengembangan dengan menambah 6 unit kapal. Dengan adanya penambahan ini kapasitas angkut armada Perseroan menjadi 30.395 TEUs atau 445.792 DWT. “Penambahan jumlah armada ini bertujuan untuk mengakomodir kebutuhan segmentasi terkait rute pelayaran untuk pelabuhan kecil dan menengah,” ujar Sutikno.

Direktur Keuangan PT Temas Tbk, Ganny Zheng menambahkan volume muatan tahun 2020 turun 1,2 persen menjadi 426.367 TEUs dibandingkan tahun 2019. Namun demikian Perseroan masih mencatatkan laba bersih sebesar Rp 52,2 miliar, meskipun turun 48,11 persen dibanding laba bersih tahun lalu sebesar Rp 100,6 miliar.

Dalam RPUS Tahunan PT Temas Tbk, pemegang saham perseroan menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 250 Miliar, yang komposisinya terdiri dari Rp 50 Miliar yang disisihkan dari laba bersih tahun 2020, dan Rp 200 Miliar yang diambil dari saldo laba yang belum ditentukan penggunaannya pada tahun buku 2020. Sehingga para pemegang saham akan memperoleh Rp 43,82 per lembar saham.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads