alexametrics

Mitratel Catatkan Laba Bersih Rp 459 Miliar di Kuartal I – 2022

11 Mei 2022, 12:48:23 WIB

JawaPos.com – PT Dayamitra Telekomunikasi Tbk (Mitratel membukukan laba bersih sebesar Rp 459 miliar pada kuartal I/2022 ditopang peningkatan pendapatan konsolidasi perusahaan. Demikian disampaikan oleh Hendra Purnama, Corporate Secretary dan  Direktur Investasi Mitratel dalam siaran pers di Jakarta, Selasa (10/5).

“Laba bersih Mitratel melesat sekitar 34% secara tahunan (year-on-year/yoy) dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp 343 miliar. Dengan demikian, marjin laba bersih juga meningkat, dari 22,3% pada Q1 triwulan I/2021 menjadi 24,6% pada Q1 triwulan I/2022,” ungkap Hendra.

Menurut Hendra, pertumbuhan laba perusahaan ditopang oleh meningkatnya pendapatan konsolidasi Mitratel sebanyak 21,5% yoy menjadi sebesar Rp 1,870 triliun per Maret 2022. Dengan demikian, pendapatan Mitratel tumbuh sebesar 21,5%, dari Rp1,540 triliun pada posisi Maret 2021.

Lebih rincinya, demikian Hendra sampaikan, pendapatan konsolidasi Mitratel pada periode itu ini berasal dari segmen Tower Owned sebesar Rp1,464 triliun, naik sebesar Rp282 milyar atau sekitar 24,4% yoy, dari periode sama tahun lalu sebesar Rp1,182 triliun. “Pencapaian ini didorong oleh pertumbuhan pendapatan sewa menara dan juga peningkatan kolokasi yang berkelanjutan, termasuk dari asset hasil akuisisi menara Telkomsel dan Telkom pada Agustus 2021 lalu,” katanya.

Selain itu, pendapatan Mitratel dari segmen Tower-Related Business juga melambung sebesar 34,1% atau naik sebanyak Rp 59 miliar, dari Rp 170 miliar menjadi Rp 229 miliar. Peningkatan di segmen ini akibat kejelian Perusahaan dalam memilih peluang-peluang yang lebih menguntungkan. Karena Mitratel terus menangkap peluang terkait menara dengan marjin yang lebih tinggi.

Sedangkan pendapatan Perseroan di segmen Reseller turun 6% menjadi Rp 176 miliar, dari sebelumnya Rp 188 miliar. Ini dipicu oleh akuisisi tower reseller 798 menara dari Telkom pada Agustus 2021 yang memindahkan pendapatan reseller yang ada dari menara terkait ke pendapatan menara yang dimiliki.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads