alexametrics

Kemenhub: Sistem Pesawat Tanpa Awak Harus Penuhi 5 Aspek Berikut ini

10 Oktober 2021, 06:55:29 WIB

JawaPos.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengaku, pesawat udara tanpa awak telah digunakan untuk berbagai kegiatan. Yang dulunya hanya digunakan sebatas hobi, saat ini berkembang pesat hingga mengarah ke transportasi.

Seiring dengan perkembangan teknologi, potensi penggunaan unmanned aircraft system (UAS) atau remotely-piloted aircraft system (RPAS) atau lebih kita kenal sebagai Sistem Pesawat Udara Tanpa Awak sangat erat kaitannya dengan keselamatan penerbangan.

Namun, Kepala Badan Litbang Perhubungan, Umar Aris menyampaikan, persiapan yang sangat matang sangat diperlukan dalam memberikan ruang bagi pesawat tanpa awak untuk beroperasi di udara. Sebab, keselamatan penerbangan merupakan hal paling penting dalam kegiatan operasional transportasi udara.

“Dari beragam jenis pengkategorian dan klasifikasi pesawat tanpa awak menimbulkan tingkat risiko yang berbeda-beda. Namun, masih banyak para penerbang atau operator yang belum memiliki pengetahuan dan pemahaman yang cukup terhadap peraturan pengoperasian pesawat tanpa awak,” ungkapnya dalam keterangannya, Sabtu (9/10).

Menurutnya, untuk mengantisipasi adanya risiko tersebut, maka integrasi pesawat tanpa awak dalam operasi penerbangan dan ruang udara harus memenuhi 5 aspek utama yang meliputi keselamatan, keamanan, lalulintas udara, sosio-ekonomi, dan regulasi. Sebagai salah satu aspek prioritas, regulasi memegang peranan penting dalam menjamin berlangsungnya operasi pesawat tanpa awak yang selamat, tertib dan lancar.

Sementara, Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara, Capt. Novyanto Widadi menyampaikan, pihaknya bersama dengan DRC FHUI telah menyusun Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP). Hal itu berdasarkan kebutuhan untuk pengaturan lebih lanjut sesuai dengan yang tertuang dalam Undang-undang Nomor 1 Tahun 2009 tentang Penerbangan dan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja serta sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Bidang Penerbangan.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri




Close Ads