alexametrics

Pos Indonesia Tawarkan ‘Same Day Service’, Paling Lama 9 Jam

10 September 2019, 13:18:28 WIB

JawaPos.com – PT Pos Indonesia (Persero) harus bersaing dengan para pelaku bisnis logistik modern. Karena para pesaingnya menerapkan teknologi dalam berbisnis, PT Pos pun tak mau kalah.

Senin (9/9), badan usaha milik negara (BUMN) di bidang logistik itu meluncurkan layanan same day service di lima kota besar. Mengapa PT Pos memilih layanan same day service?

“Data menunjukkan bahwa sebanyak 70 persen kiriman online dialamatkan untuk tujuan di dalam kota,” kata Direktur Komersial PT Pos Indonesia (Persero) Charles Sitorus.

Karena si pengirim dan si penerima berada di kota yang sama, PT Pos berani menjamin bahwa barang akan sampai ke alamat tujuan pada hari itu juga. Bahkan, sampai dalam waktu 9 jam saja.

Senin, PT Pos meluncurkan layanan baru bernama Q9 itu serentak di Jakarta, Bandung, Semarang, Jogjakarta, dan Surabaya. Peluncuran sengaja berbarengan dengan 9.9 Super Shopping Day.

Sebab, pada hari belanja seperti itu, arus pengiriman barang meningkat pesat. Belakangan, layanan cash on delivery (COD) melonjak.

“Pelanggan sebenarnya lebih suka membeli dari penjual di kotanya sendiri karena semisal ukurannya salah, penggantian jadi lebih mudah,” kata Charles.

Sasaran utama produk paling anyar PT Pos itu adalah para pedagang dalam jaringan (daring). Secara nasional, jumlah pedagang daring mencapai 6 juta.

“Rata-rata bisa terjadi 500 ribu pengiriman dalam sehari. Size yang besar sekali,” kata Charles.

Untuk menarik publik, PT Pos memberlakukan tarif khusus sampai Desember nanti. Kepala Regional IV DKI Jakarta Onny Hadiono melaporkan bahwa di wilayah DKI Jakarta saja ada sekitar 1.200 kurir PT Pos.

“O-rangers (layanan jemput kiriman, Red) kami sudah mendekati 500 orang. Siap pick-up service,” katanya.

Di Surabaya, PT Pos tidak hanya menyasar pedagang daring, tapi juga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Layanan ini bisa mempermudah aktivitas para pebisnis online dan UMKM,” ujar Direktur Kurir dan Logistik PT Pos Indonesia Barkah Hadimoeljono.

Dalam kesempatan itu, Kepala Regional 7 Jatim PT Pos Indonesia Arifin Muchlis menyatakan bahwa Jatim punya 1.000 kurir yang jumlahnya terus bertambah. ”Sekarang ini kan ada captive market yang menginginkan pengiriman hari ini harus sudah sampai,” katanya.

Dia optimistis layanan baru tersebut membuat target pertumbuhan PT Pos di sektor logistik tumbuh sampai 50 persen tahun ini. Revenue-nya diproyeksikan mencapai Rp 800 miliar.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (vir/ell/c25/hep)



Close Ads