JawaPos Radar | Iklan Jitu

Topang Industri 4.0, RI-Singapura Siap Kolaborasi Bangun Digital Hub

10 Mei 2018, 08:23:09 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Topang Industri 4.0, RI-Singapura Siap Kolaborasi Bangun Digital Hub
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pemerintah Indonesia dan Singapura siap melakukan kolaborasi dalam membangun kawasan komunitas digital atau digital hub yang terintegrasi di tingkat Asean. Upaya strategis ini sejalan untuk menghadapi era revolusi industri 4.0.

"Kami menyadari adanya perubahan era ini, perlu disiapkan berbagai langkah yang tepat, sehingga akan membawa dampak positif bagi perekonomian," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dalam keterangannya, Rabu (9/5).

Dalam kesiapan menuju implementasi Industri 4.0, pemerintah Indonesia telah meluncurkan peta jalan Making Indonesia 4.0 pada April lalu yang diresmikan langsung oleh Presiden Joko Widodo. Berdasarkan Making Indonesia 4.0, terdapat lima sektor manufaktur yang akan fokus dipacu pada tahap awal, yaitu industri makanan dan minuman, tekstil dan pakaian jadi, otomotif, elektronik, serta kimia.

"Targetnya, Indonesia akan menjadi negara dengan perekonomian terkuat ketujuh di dunia pada tahun 2030. Bahkan, di 2050, Indonesia diproyeksi mampu naik peringkat jadi keempat di dunia,” paparnya.

Menteri Airlangga meyakini, kerja sama ekonomi digital ini akan membawa pertumbuhan ekonomi Indonesia dan Singapura semakin melompat maju. Selain itu, akan membawa potensi pada peningkatan investasi dan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta terjadinya transfer teknologi dan inovasi.

Dalam upaya mendukung pengembangan ekonomi digital di Indonesia, Kementerian Perindustrian telah memfasilitasi melalui pembangunan gedung inkubasi bagi para pelaku usaha rintisan (startup), antara lain di Bandung Techno Park,Bali Creative Industry Center (BCIC) atau TohpaTI Center, Incubator Business Center di Semarang, Makassar Technopark, dan Pusat Desain Ponsel di Batam.

Untuk kerja sama Indonesia-Singapura, potensi lokasi digital hub yang ideal yaitu di Batam karena terdekat dan strategis. “Kami juga bersama pihak swasta mendorong pengembangan Nongsa Digital Park di Batam,” ujar Airlangga. Sarana-sarana tersebut menjadi basis inovasi dan kreativitas bagi para putra-putri Indonesia yang ingin mengembangkan software, web, aplikasi, film dan animasi, serta program-program digital lainnya.

Pada kesempatan tersebut, Airlangga juga menyampaikan, Indonesia dan Singapura siap melakukan kerja sama antara perguruan tinggi kedua negara. Langkah ini untuk mendukung program peningkatan kompetensi SDM serta pendidikan dan pelatihan vokasi yang sejalan dengan implementasi industri 4.0.

"Selain menggenjot investasi, Indonesia dan Singapura sepakat untuk terus meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan vokasi, khususnya untuk sektor industri," jelasnya.

Hal ini semakin memperkuat kemitraan kedua negara dalam rangka saling melengkapi potensi ekonomi yang sangat besar.

(srs/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up