alexametrics

PTPN XII Kejar Pendapatan Non-gula

9 November 2019, 15:45:01 WIB

JawaPos.com – BUMN bidang perkebunan terus berupaya mengembangkan bisnis di luar sektor utamanya. PT Perkebunan Nusantara XII kini gencar meningkatkan kinerja bisnis-bisnisnya yang tidak berkaitan dengan gula. Karet, misalnya. Agenda itu dipaparkan setelah seremoni yang menandai rampungnya pembangunan pabrik karet di Kabupaten Malang pada Kamis malam (7/11).

Direktur Operasional PTPN XII Anis Febriantomo mengatakan bahwa potensi ekspor komoditas karet masih terbuka. Karet merupakan bahan baku pembuatan ban.

“Selain AS, ada pangsa pasar baru, yaitu Tiongkok. Jadi, pasarnya masih menganga,” katanya.

Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, perseroan membangun pabrik karet di Kebun Pancursari dengan nilai investasi bangunan dan mesin mencapai Rp 42 miliar.

“Kalau Pancursari tidak beroperasi, tiap tahun kami kehilangan potensi pendapatan Rp 12 ribu per kilogram,” ungkapnya.

Karet yang diekspor berupa sheet atau lembaran dengan harga Rp 22 ribu per kilogram. Sementara itu, karet yang dijual di pasar domestik berupa lump dengan harga Rp 8.000 per kilogram. Saat ini pendapatan dari karet berkisar Rp 200 miliar dengan kontribusi 15–20 persen terhadap total pendapatan.

Rencananya, pabrik baru tersebut beroperasi tahun depan. Dengan demikian, pendapatan PTPN XII dari bisnis non-gula bisa meningkat.

“Tapi, memang harga karet dunia tahun ini cukup rendah. Kalau tahun depan bisa di atas USD 2 per kilogram, kontribusi karet terhadap pendapatan bisa di atas 20 persen,” jelasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (res/c20/hep)



Close Ads