JawaPos Radar

Konsultan Hukum Keuangan: Bitcoin Bisa Timbulkan Kriminalitas

08/02/2018, 17:58 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Konsultan Hukum Keuangan: Bitcoin Bisa Timbulkan Kriminalitas
ilustrasi bitcoin (Dok. JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Kehadiran cryptocurrency seperti Bitcoin menuai polemik panjang di Tanah Air. Mata uang virtual itu dianggap berbahaya jika digunakan sebagai alat pembayaran.

Konsultan Hukum Keuangan Digital, Robertus Ori Setianto menilai kehadiran Bitcoin juga bisa berbahaya karena bisa menimbulkan kriminalitas. Dia mencontohkan, pada 2015 lalu, Mall Alam Sutera pernah dibom oleh pelaku yang melakukannya sendirian.

Bukan ideologi, pelaku bernama Leopard tersebut hanya mengincar uang dari Mall Alam Sutera. Ia memeras dengan cara meneror dengan menggunakan bom yang ditaruh di mal terbesar di Kota Tangerang tersebut.

"Pernah ada 2015 ternyata waktu orang ngebom Alam Sutera. Ternyata dia memeras Mall Alam Sutera minta bayarannya pakai bitcoin," ujarnya dalam sebuah diskusi di DPP Taruna Merah Putih, Jakarta, Kamis (8/2).

"Pernah dibayar 0,25 Bitcoin itungannya (2015) cuman Rp 700 ribu. Karena dibecandain akhirnya dibomlah," sambungnya.

Selain itu, Bitcoin dianggap berbahaya karena tidak memiliki fisik. Hal itu dianggap akan sulit dalam menangani permasalahan hukum di kemudian hari.

"Tapi ingat dulu saham bentuknya dari fisik dulu. Fisik itu diperlukan.
Contohnya, surat, fotocopy nggak dianggap. Tapi kalau ada stempelnya itu percaya banget pasti," tandasnya.

(hap/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up