JawaPos Radar

Arus Penumpang Deras, PT Angkasa Pura II (Persero) Banjir Pendapatan

08/02/2018, 04:55 WIB | Editor: Teguh Jiwa Brata
Arus Penumpang Deras, PT Angkasa Pura II (Persero) Banjir Pendapatan
Ilustrasi (Debora Danisa Sitanggang/Jawa Pos/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Angkasa Pura II (Persero) berhasil meraup pendapatan hingga Rp 8,24 triliun (unaudited) pada tahun 2017. Peningkatan pendapatan ini seiring dengan naiknya arus penumpang pesawat di 13 bandara yang dikelola oleh perusahaan plat merah tersebut.

Direktur Utama PT AP II, M Awaluddin menuturkan, arus penumpang melesat dari 95 juta penumpang pada 2016 menjadi 105 juta penumpang di tahun 2017. Sementara pergerakan pesawat meningkat dari 723.799 pergerakan menjadi 821.188 pergerakan.

Sementara itu pertumbuhan bisnis kargo, kata Awaluddin, mengalami kenaikan terbesar selama lima tahun terakhir yaitu sebesar 9,90 persen atau sebanyak 816.950 ton. "Kenaikan arus penumpang, pergerakan pesawat dan kargo, selain karena kebijakan insentif perusahaan kepada maskapai yang membuka rute baru juga karena dioperasikannya beberapa terminal baru oleh korporasi," terangnya di Balai Sudirman, Jakarta, Rabu (7/2).

Penambahan kapasitas itu terjadi di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Bandara Husein Sastranegara, Bandara Depati Amir, Bandara Supadio, dan Bandara Silangit. Disamping itu, Bandara Soekarno Hatta, yang dikelola oleh AP II, juga menyumbang traffic paling besar dari total traffic yang ada. Lebih lanjut, Awaluddin mengatakan traffic Bandara Soetta pada tahun 2017 mencapai 63 juta traffic, sementara Bandara Halim Perdana Kusuma 7 juta traffic. Padahal jumlah penduduk Jabodetabek hanya 50 juta.

Angka ini merupakan sumbangan terbesar traffic bandara yang dikelola AP II sepanjang 2017 yang totalnya 119 juta traffic. "Tahun ini kita akan menembus angka 71 juta traffic," ujarnya. Awaluddin menambahkan, tahun ini pihaknya menganggarkan capital expenditure senilai Rp 18 triliun, dimana alokasinya senilai Rp 14 triliun untuk pembangunan bandara dan Rp 4 triliun untuk akuisisi lahan runway 3 Bandara Soetta.  "(Rp 4 triliun lahan) Mulai dari taxi way dan runway. Total runway 3 anggarannya dari PMN dan capex internal ada Rp 1,8 triliun," jelasnya.

 

(uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up