JawaPos Radar

Dahsyat, Segini Kontribusi Merchant UMKM Go-Jek ke Ekonomi Nasional

07/05/2018, 14:09 WIB | Editor: Mochamad Nur
Dahsyat, Segini Kontribusi Merchant UMKM Go-Jek ke Ekonomi Nasional
Iustrasi layanan jasa transportasi online GoJek (Dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Jasa layanan pengantaran makanan Go-Food memberi dampak signifikan terhadap pengembangan usaha mikro kecil dan menengah. Hasil riset Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FD-FEB UI) mencatat layanan ini berkontribusi signifikan dalam meningkatkan omset UMKM.

Peneliti LD FEB UI, I Dewa Gede Karma Wisana PhD mengatakan, usaha kuliner memiliki potensi untuk terus berkembang dan berkontribusi terhadap perekonomian Indonesia. Hasil riset LD FEB UI sepanjang 2017 mencatat, merchant UMKM yang bergabung dalam platform Go-Jek di 9 kota berkontribusi lebih dari Rp 1,7 triliun kepada perekonomian nasional.

“Bila diihat data per kota, kontribusi merchant UMKM terhadap perekonomian daerah juga signifikan," ujar Dewa terkait pengembangan UMKM menggunakan jasa Go-Jek.

Contohnya, di Jakarta, kontribusinya mencapai Rp 302 miliar, Medan mencapai Rp 118 miliar. "Untuk kawasan Jabodetabek,yang menarik adalah 83.3 persen mitra UMKM mengalami peningkatan volume transaksi setelah menjadi mitra ekosistem Go-JEek, dan lebih dari 43 persen mengalami kenaikan klasifikasi omzet,” ujar Dewa.

Dalam pengembangan UMKM, perusahaan transportasi berbasis online Go-Jek menggelar pesta kuliner di GBK 5 hingga 13 Mei 2018.

Saat membuka GBK Go-Food Festival, Sabtu (5/5), di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Nadiem Makarim, CEO & Founder GO-JEK mengatakan, Go-Food bisa menjadi agregator kuliner terbesar di Indonesia berkat kemitraan dengan pengusaha UMKM.

Saat ini, Go-Food telah menjadi salah satu layanan pesan-antar terbesar di dunia di luar China, dengan menggandeng lebih dari 150.000 merchant.

“Kami percaya dengan membantu UMKM untuk lebih berkembang, Go-Jek bisa semakin memberikan dampak positif kepada ekonomi Indonesia. UMKM adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, dan terbukti tahan krisis,” pungkas Nadiem.

(nas/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up