alexametrics

Jawab Keluhan Nasabah, OJK Sebaiknya Jemput Bola Fintech Tak Berizin

5 Februari 2019, 18:30:14 WIB

JawaPos.com – Indusri keuangan berbasis teknologi atau yang biasa disebut financial technology (Fintech) ilegal masih banyak beroperasi di Indonesia. Hal tersebut meresahkan masyarakat, khususnya nasabah yang menjadi korban akibat cara penagihan dari perusahaan fintech ilegal yang tidak beretika.

Ekonom Senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Aviliani mengatakan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai pengawas industri jasa keuangan perlu melakukan tindakan yang lebih dalam mengantisipasi korban fintech ilegal.

Menurutnya, hal tersebut dapat dilakukan dengan cara menjemput bola pelaku perusahaan fintech yang belum terdaftar. Pasalnya hal tersebut perlu diwaspadai sebelum masyarakat mengeluh.

Jawab Keluhan Nasabah, OJK Sebaiknya Jemput Bola Fintech Tak Berizin
Ilustrasi kantor pusat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jakarta (DOK.JAWAPOS.COM)

“Jadi jangan mentang-mentang nggak izin, ah bukan urusan saya, tapi jemput bola. Karena dia kan melindungi masyarakat juga,” ujarnya kepada JawaPos.com, Selasa (5/2).

Di samping itu, lanjutnya, diperlukan juga aturan untuk melindungi nasabah peminjam dan yang berinvestasi di perusahaan fintech. Sebab, menurutnya belum ada wadah yang melindungi jika terjadi risiko kerugian pada perusahaan fintech tersebut.

“Selama ini kan belum ada. Gimana nih kalau seandainya kredit macet uang dia nggak balik ke mana. Bank kan jelas kalau bank harus wajib mengembalikan. Nah ini belum jadi dari sisi perlindungan konsumen yang nonbank itu masih banyak sekali yang perlu diperbaiki,” tuturnya.

Aviliani menambahkan, sosialisasi dan edukasi terhadap masyarakat harus terus dilakukan secara masif. Sebab, hingga saat ini masih banyak masyarakat mengetahui perusahaan yang telah berizin maupun belum.

“Kalau fintech tuh wajib ada hukumnya izin. Sekarang kan masih banyak yang belum punya izin. Mungkin perlu diedukasi buat masyarakat bahwa yang sekarang sudah ada izin siapa, yang belum siapa. Jadi masyarakat bisa diedukasi dan bisa memilih,” tandasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : Romys Binekasri

Copy Editor : Fersita Felicia Facette

Jawab Keluhan Nasabah, OJK Sebaiknya Jemput Bola Fintech Tak Berizin