alexametrics

Dukung Pemberlakuan Tiket Pesawat Murah, AP Beri Insentif ke Maskapai

4 Juli 2019, 14:29:58 WIB

JawaPos.com – PT Angkasa Pura II menyatakan dukungan terkait penurunan tarif tiket pesawat berbiaya rendah atau low cost carrier (LCC). Salah satunya, memberikan insentif jasa kebandarudaraan untuk meringankan biaya operasional maskapai. Insentif diberikan hingga Desember dan bisa dievaluasi kembali.

“Konsep insentif kali ini merupakan operation incentive yang memang akan langsung menurunkan biaya operasional maskapai sehingga kami berharap tarif tiket penerbangan LCC juga lebih terjangkau,” ujar President Director AP II Muhammad Awaluddin.

Insentif diberikan pada jam tertentu. Yakni, pukul 10.00-14.00 WIB. Menurut Awal, pemberian insentif pada jam tertentu dimaksudkan agar penerbangan tidak menumpuk pagi dan sore.

Sebelumnya, perseroan menawarkan marketing incentive kepada maskapai. Insentif yang masih diberikan hingga sekarang, antara lain, untuk rute baru, pesawat baru, red eye incentives, dan unschedule flight incentives dengan menggunakan metode cash back.

Suasana Bandara Soekarno-Hatta terlihat sepi akibat tingginya harga tiket. (Fedrik Tarigan/Jawa Pos)

Sebagaimana diberitakan, pemerintah meminta maskapai menurunkan harga tiket menjadi 50 persen dari tarif batas atas (TBA). Itu berlaku pada rute, hari, dan jam penerbangan tertentu. Selanjutnya, biaya penerbangan murah tersebut ditanggung bersama oleh maskapai, pengelola bandara, penyedia bahan bakar, dan AirNav.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan memantau penerapan harga tiket pesawat tersebut. Berdasar rekap hasil pengawasan Kemenhub, tarif online promo maskapai Lion Air turun hingga 50 persen. Promo itu juga diterapkan dalam rangka ulang tahun Lion Air Group. Namun, maskapai hanya menyediakan 50 seat per penerbangan pada jam tertentu. Citilink juga memberlakukan tarif promo pada delapan rute penerbangan. “Saya berharap penurunan harga tiket ini bisa menjawab harapan masyarakat akan kebutuhan terkait penerbangan murah,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Polana B. Pramesti kemarin (3/7).

Editor : Ilham Safutra

Reporter : (lyn/c7/fal)