alexametrics

Hari Raya, Semua Orang Ingin Tampil Cantik dan Ganteng

Transaksi Shopee Naik 300 Persen
4 Juni 2019, 12:30:41 WIB

JawaPos.com – Membeli baju lebaran seolah sudah menjadi tradisi di Indonesia jelang hari raya. Di samping itu, dekorasi rumah yang lebih menarik dari biasanya juga disiapkan untuk menyambut sanak famili dan kerabat saat momen silaturahmi.

Tak ketinggalan pula, tentengan gawai baru yang menambah kepercayaan diri juga laris manis. Kemudian, produk-produk kategori otomotif pun banyak dicari.

Dan yang pasti, semua orang ingin tampil fresh, setelah sebulan berpuasa. Tampil cantik dan ganteng seakan menjadi kewajiban pada 1 Syawal.

Tak heran, barang-barang seperti baju lebaran, produk kecantikan, gawai dan perlengkapan rumah, laris manis diserbu konsumen. Bukan hanya yang dijual di pasar atau toko offline, melainkan juga melalui toko online atau marketplace.

Seperti tren belanja selama Ramadan yang direkam Shopee, perusahaan e-commerce di Asia Tenggara. Di Indonesia, Shopee mencatat ada tiga kategori teratas yang dicari konsumen jelang hari raya.

Pertama, produk kecantikan dan fesyen muslim. Kedua, handphone dan aksesoris, serta perlengkapan rumah. Ketiga, produk-produk kategori otomotif.

Sementara di Malaysia, tren belanja konsumennya tak jauh berbeda dari Indonesia. Menduduki peringkat pertama ada produk kecantikan dan perlengkapan rumah. Kedua, handphone dan aksesoris, serta produk ibu dan bayi. Ketiga, pakaian wanita.

Tren belanja online selama Ramadan. (Infografis: Shopee)

Adapun merek-merek paling favorit yang dicari konsumen yaitu Maybelline, Focallure, Watsons, Unilever, Nestle, Ramayana, Kintakun, Mydin, serta Photobook. Kemudian, dilihat dari perilaku belanjanya, orang-orang cenderung lebih sering berbelanja pada sekitar jam 12 siang.

Ketika berpuasa, dan tidak makan siang, masyarakat cenderung mencari kegiatan untuk mengisi waktu pada jam-jam itu. Makanya, traffic tertinggi di Indonesia dan Malaysia terjadi pada jam 12 siang.

Direktur Shopee Indonesia, Handhika Jahja menyampaikan, berkat program Big Ramadan Sale 2019, mereka mencatatkan rekor penjualan terbaru. Yakni peningkatan transaksi 300 persen dibandingkan tahun lalu.

“Kami berterima kasih atas antusiasme dan kesetiaan pengguna dalam memilih Shopee sebagai destinasi untuk berbelanja online sekaligus berbagi di bulan Ramadan,” katanya melalui keterangan tertulis, Selasa (4/6).

Selain pencapaian program Big Ramadan Sale 2019, Shopee juga mengumumkan total zakat dan donasi dari pengguna. Zakat dan donasi ini akan disalurkan melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Parongpong.

Lebih dari Rp 351 juta dana telah terkumpul sejak kampanye Big Ramadan Sale 2019 dimulai pada 29 Mei. Sebagian dari donasi tersebut digunakan Baznas untuk mendukung program ‘Hidangan Berkah Ramadan’.

Sedangkan, sebagiannya lagi disalurkan ke program ‘Zero Waste to Landfill’ bersama Parongpong untuk mengelola sampah di masjid-masjid Jakarta dan Bandung selama Ramadan.

Kepala Program Layanan Aktif Baznas, Iskandar Darussalam menuturkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Shopee sejak Ramadan tahun lalu. Zakat dan donasi dari pengguna Shopee akan mereka salurkan bagi masyarakat yang membutuhkan di wilayah Jabodetabek.

“Kami sangat senang dapat memudahkan lebih banyak masyarakat Indonesia yang ingin berzakat dan berdonasi,” katanya.

Editor : Estu Suryowati



Close Ads