JawaPos Radar

Rekaman Rini Bisa Runtuhkan Kepercayaan Investor

03/05/2018, 16:29 WIB | Editor: Saugi Riyandi
Rekaman Rini Bisa Runtuhkan Kepercayaan Investor
Menteri BUMN Rini Soemarno berkunjung ke NTT. (Hana Adi/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo didesak segera merespons kasus beredarnya rekaman percakapan Menteri BUMN dan Dirut Pertamina Sofyan Basir yang diduga membahas fee proyek. Rekaman percakapan itu dinilai jadi bukti bermasalahnya pengelolaan BUMN dan akan mengurangi kepercayaan investor berinvestasi di Indonesia.

Peneliti dari Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Abra el Talattov, menyampaikan, dalam rekaman percakapan itu juga kental nuansa kolusi karena Rini diduga berusaha memuluskan sepak terjang keluarganya demi mendapat fee proyek BUMN.

"Percakapan yang kental nuansa kolusi, menunjukkan adanya intervensi yang tidak sehat di BUMN," ujar Abra di Jakarta, Rabu (2/5/2018).

"Investor akan melihat kasus rekaman Menteri Rini sebagai preseden buruk, BUMN tidak fleksibel karena selalu diatur-atur dan akhirnya investor nanti tidak mau lagi membiayai proyek-proyek BUMN," lanjutnya.

Selain itu, kata Abra, rekaman Rini-Sofyan juga mencoreng citra pemerintah dan bisa berdampak pada sulitnya mendapat kepercayaan investor. Saat pemerintah kehilangan kepercayaan investor, lanjut Abra, maka dampak buruk selanjutnya adalah tersendatnya aliran modal untuk menjalankan berbagai proyek strategis.

"Ketika investor ragu untuk investasi pada akhirnya aliran modal semakin sulit, kurs rupiah akan tertekan, itu risikonya," ungkapnya.

(hap/mys/uji/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up