JawaPos Radar

Tanggung BBM Satu Harga, Laba Pertamina Tergerus Jadi Rp 26,98 T

02/11/2017, 19:11 WIB | Editor: Mochamad Nur
Tanggung BBM Satu Harga, Laba Pertamina Tergerus Jadi Rp 26,98 T
Ilustrasi SPBU milik PT Pertamina (Dok.JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - PT Pertamina (Persero) mencatat laba bersih sebesar USD 2 miliar (sekitar Rp 26,98 triliun, kurs USD = Rp 13.562) pada triwulan III-2017 di tengah tekanan kenaikan harga minyak mentah dan tidak naiknya pendistribusian minyak dalam skema SPO.

"Pertamina masih tetap bisa mencatatkan laba, di tengah penugasan dalam penyediaan BBM bagi masyarakat di seluruh Indonesia, dengan harga sesuai ketetapan Pemerintah," kata Direktur Utama Pertamina, Elia Massa Manik dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (2/11).

Massa menjelaskan, penurunan laba tersebut disebabkan karena beban perseroan dari kebijakan BBM satu harga. Pertamina harus menanggung selisih harga minyak yang terus meningkat dalam sembilan bulan terakhir.

Padahal, Pertamina harus melakukan penyesuaian harga minyak setiap tiga bulan sekali. Langkah itu rupanya tidak berlaku bagi Pertamina.

Massa menambahkan apabila mengacu pada formula penghitungan harga BBM, bila kinerja keuangan Pertamina lebih baik maka pendapatan bisa mencapai USD 32,8 miliar dan laba bersih USD 3,05 miliar.

Namun demikian, Massa menekankan bahwa selisih pendapatan tersebut telah dikembalikan sebagai kontribusi Pertamina kepada masyarakat untuk menutup selisih harga jual BBM sebesar USD 1,42 miliar (sekitar Rp 19 triliun)

Pemerintah telah mengamanatkan kepada BUMN migas itu agar harga minyak tidak naik hingga akhir tahun. Di sisi lain, Pertamina juga harus membuat harga BBM di seluruh wilayah Indonesia sama dengan di Pulau Jawa.

Dia berharap, ke depannya kinerja Pertamina bisa terus membaik. Di samping itu, pihaknya juga ingin agar konsumen tetap dapat menikmati harga BBM yang berkeadilan.

"Inilah saya kira kebijakan pemerintah dan ini dinikmati konsumen Pertamina. Mereka mendapatkan harga BBM yang lebih murah," pungkasnya. 

(cr4/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up