alexametrics

Stagnan di Awal Tahun, UMKM Diprediksi Kembali Normal di Semester II

2 Maret 2019, 12:09:18 WIB

JawaPos.com – Semester I tahun ini menjadi masa yang sulit bagi para pelaku usaha kecil dan menengah (UKM) Jawa Timur (Jatim). Pemilihan umum (pemilu) yang bakal berlangsung pada 17 April membuat kondisi perekonomian tidak kondusif bagi para pelaku usaha. Terutama UKM. Pertumbuhan bisnis UKM Jatim diprediksi bakal stagnan hingga akhir semester I.

“Sangat berpengaruh adanya tahun politik ini. Saya juga pelaku usaha dan ikut merasakan bahwa sementara ini bisnis stagnan,” terang Ketua Forum Daerah UKM Jawa Timur Miftakhul Ulum seperti dikutip Jawa Pos, Sabtu (2/3).

Tidak hanya permintaan produk menurun, tetapi juga tempo pembayaran menjadi lebih lama. Tempo pembayaran yang lebih lama daripada biasanya itu mengakibatkan perputaran uang menjadi lambat. Pertumbuhan pun terganggu.

Namun, Mifta optimistis bisnis UKM akan kembali normal setelah Pemilu 2019. Banyak pengusaha yang sebelumnya menunggu di awal tahun akan menggenjot bisnisnya pada semester II. ”Setelah pilpres, baru normal. Banyak bos besar yang masih wait and see pada awal tahun ini,” ujarnya.

Meski demikian, kinerja bisnis UKM kini sangat terbantu oleh teknologi digital. Berkembangnya bisnis online memudahkan para pelaku UKM untuk memperluas pasar. Sayangnya, tidak semua produk UKM bisa dipasarkan secara online. Hanya produk end user yang banyak diminati dalam bisnis online.

Kurangnya pemahaman pelaku usaha terhadap teknologi digital dan keamanan pengiriman barang menjadi salah satu kendala beberapa barang belum dipasarkan secara online.

Untuk itu, Mifta berharap adanya pembinaan khusus tentang bisnis online bagi pelaku UKM. Dengan demikian, model baru pemasaran produk tersebut bisa dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan pendapatan.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : ell/c6/hep

Copy Editor :

Stagnan di Awal Tahun, UMKM Diprediksi Kembali Normal di Semester II