alexametrics

UNIDO: Mesin Pengolah Limbah Non-termal PPLI Lebih Ramah Lingkungan

1 April 2022, 10:10:13 WIB

JawaPos.com – United Nation Industrial Development Organization (UNIDO) menilai mesin pengolah limbah trafo yang dihibahkan kepada Pemerintah Indonesia dan pengelolaannya dipercayakan kepada PT Prasadha Pamunah Limbah Industri (PPLI) merupakan teknologi ramah lingkungan.

“Teknologi non-termal ini sangat ramah lingkungan. Tidak ada limbah atau polutan yang dihasilkan. Teknologi ini hanya memisahkan unsur-unsur PCBs dari oli trafo, sehingga olinya bisa dimanfaatkan kembali,” ujar National Technical Advisor UNIDO Rio Deswandi dalam keterangannya, Jumat (1/4).

Teknologi pengolah limbah trafo tersebut, kata dia, merupakan yang pertama di Indonesia yang dibiayai Global Environment Facility (GEF) dengan skema proyek hibah sebesar USD 6 juta. “Mesin ini dengan pemakaian standar bisa puluhan tahun kemampuannya,” imbuhnya.

Terkait pemilihan perusahaan yang layak mengelola hibah teknologi dari badan PBB itu, Rio menegaskan hal tersebut merupakan rekomendasi pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Kasubdit Penghapusan B3 KLHK, Upik Sitti Aslia menegaskan bahwa pilihan ke PPLI untuk menerima hibah teknologi pengolahan PCBs tersebut karena beberapa faktor.

Diantaranya, geografis, luas lahan, kesiapan SDM, ketaatan pada regulasi dan lain-lain. “Banyak kandidat yang mengajukan. Namun hasil analisis dan kajian KLHK, PPLI lolos,” imbuhnya.

Sementara itu, Manager Humas PPLI Arum Tri Pusposari pun mengapresiasi kepercayaan KLHK dan UNIDO kepada perusahaan pengolah limbah yang sebagian besar sahamnya di miliki DOWA ECO System dari Jepang. “Teknologi ini semakin melengkapi layanan PPLI sebagai one stop service terkait pengolahan limbah B3,” ucapnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Saifan Zaking

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads