JawaPos Radar

Menteri Airlangga  Puji Geliat Industri Fesyen Indonesia  

01/02/2017, 16:01 WIB | Editor: Mochamad Nur
Menteri Airlangga  Puji Geliat Industri Fesyen Indonesia   
Suasana acara IFW 2017 (Marieska Virdhani/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com – Indonesia Fashion Week 2017 mendorong para pelaku industri fesyen dan dunia mode untuk lebih bersemangat  meluncurkan hasil karya terbaik. Industri kreatif di dunia fesyen terus berkembang dengan mengangkat  potensi kebudayaan lokal. Kain batik, tenun, dan songket menjadi salah satu ciri khas Indonesia yang dapat mengangkat Indonesia  ke fesyen tingkat dunia.

 Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto menghadiri pembukaan IFW 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) pada 1-5 Februari 2017. Airlangga memuji geliat industri fesyen Indonesia yang memajukan perekonomian.

 Dia  menceritakan pengalaman pertama IFW digelar saat 2012 lalu. Saat itu,  IFW digelar di kantor Kementerian Perindustrian belum semegah seperti saat ini.

 “Kegiatan berkelanjutan sejak 2012 dimulai dengan sederhana diawali di ruang Garuda Kementerian Perindustrian. Hari ini IFW sudah bisa swakelola dan bergerak sendiri,” kata Airlangga dalam sambutannya, Rabu (1/2).

 Airlangga menjelaskan industri fesyen paling penting dalam menyokong perekonomian dan penyerapan tenaga kerja. Ekspor produk fesyen menyerap pendapatan USD 12 miliar. Pasar industri fesyen paling besar adalah AS dan Jepang serta negara Asia lainnya.

 “Industri ini ujung dari rantai industri tekstil dan produk tekstil. Fesyen punya nilai tambah tinggi karena ada kreativitas dan branding,” jelasnya.

 Airlangga berharap industri fesyen yang merupakan industri sandang terus berkembang. Dia juga memuji seluruh karya desainer lokal yang mampu menelurkan karya hingga kancah internasional. Airlangga mendorong agar dunia fesyen lebih banyak mengembangkan potensi lokal.

 “Industri sandang kita sudah berdaulat di negeri sendiri. Para desainer punya jiwa wirausaha luar biasa,” katanya.

 Ajang IFW 2017 menitikberatkan budaya dari berbagai destinasi wisata yang tengah digalakkan oleh pemerintah Indonesia diantaranya Danau Toba, Tanjung Kelayang, Tanjung Lesung, Kepulauan Seribu, Borobudur, Bromo-Tengger Semeru, Mandalika, Labuan Bajo, Wakatobi, dan Morotai. Dengan mengusung program yang telah dicanangkan oleh pemerintah ini, IFW 2017 diharapkan dapat menjadi sarana promosi wisata melalui industri fesyen.(cr2/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up