JawaPos.com - BDS Movement merilis brand atau merek perusahaan yang perlu diboikot. Pemboikotan itu sebagai salah satu bentuk tindak lanjut dari fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI). Fatwa itu tentang boikot produk Israel.
Dikutip dari akun X (twitter), BDS Indonesia merilis sejumlah brand yang patut diperhatikan sebagaimana fatwa MUI. Pihak BDS Indonesia menyatakan, bahwa pihaknya menggunakan metode yang sudah berhasil dilakukan untuk mengakhiri apartheid di Afrika Selatan.
“Jadi harus boikot mana nih? Kok banyak banget brand yang masuk di daftar-daftar boikot yang viral? Mulai dari mana dongs? Kok list di BDS malah lebih sedikit?,”tulis pihak BDS di akun X.
“Boikot dengan target yang selektif agar efektif,” sambung pernyataan BDS Indonesia itu.
Boikot dengan target tersebut diharapkan dapat berhasil. BDS Indonesia menyarankan agar orang Indonesia fokus pada sedikit perusahaan yang dipilih secara teliti supaya dampaknya maksimal. "Karena itu, daftar yang terlalu panjang malah bikin strategi kita tidak efektif, dan sulit untuk melakukan boikot secara jangka panjang."
Berikut daftar Boikot yang efektif menurut BDS Indonesia:
Target Boikot Utama
- AXA
- PUMA
- Carrefour
- Hp
- Siemens
- SodaStream
- Ahava
Baca Juga: Aktor Noah Schnapp Tunjukkan Dukungan pada Israel dan Zionis, Warganet Boikot Serial Stranger Things
Target Divestasi
- Elbit System
- HD Hyundai/Volvo/CAT/JCB
- Barclays
- CAF
- Chevron
- HikVision/TKH Security
Target Tekanan Masyarakat (Non Boikot)
- Google dan Amazon
- Airbnb/Booking/expedia
- Disney
- Booking.com
- Expedia
- Domino
- McDonald’s
- Papa Johns
- Burger King
- Pizza Hut
- Wix