alexametrics

Luhut: Jangan Abaikan Protokol Kesehatan jika Ingin Pariwisata Pulih

31 Juli 2020, 15:49:27 WIB

JawaPos.com – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, Bali dan pariwisata adalah dua entitas yang saling melekat dan tak terpisahkan. Luhut menyebut, pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang sangat komprehensif dalam mandeknya pariwisata akibat Covid-19 tersebut.

Pihaknya memastikan agar sektor tersebut tertangani dengan baik melalui berbagai bantuan dan stimulus. Luhut menyampaikan bahwa pariwisata merupakan salah satu sektor yang sangat diperhatikan oleh pemerintah.

Hal ini dikarenakan penerimaan negara melalui pariwisata sangat tinggi. Sektor ini juga dapat menciptakan banyak lapangan kerja.

Tercermin dalam proporsi pariwisata Indonesia, yang mana BPS mencatat bahwa 60 persen wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia berwisata ke Bali. Pariwisata Bali juga menyumbang 28,9 persen devisa pariwisata nasional, yakni sebesar Rp 75 triliun.

“Presiden berkali-kali mengingatkan kami para pembantunya, bahwa kami harus tangani pariwisata ini dengan benar. Nah untuk itu, ada dua kunci yang menurut saya harus kita perhatikan, yaitu penanganan Covid-19 dan penanganan ekonomi,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (31/7).

Adapun langkah tersebut, kata Luhut, harus dijalankan secara beriringan. Pasalnya, penanganan Covid-19 yang benar tentu akan memberikan stimulus yang baik pula bagi perkembangan ekonomi Indonesia.

Luhut menambahkan, pandemi Covid-19 yang terjadi saat ini memang menjadi tantangan besar bagi sektor pariwisata, tak terkecuali Bali. BPS menyebutkan bahwa kunjungan wisatawan mancanegara pada Mei 2020 turun hingga 86,9 persen secara tahunan.

Bank Indonesia (BI) juga mencatat bahwa realisasi devisa pariwisata pada Mei 2020 mengalami kontraksi hingga -97,3 persen (year on year). Dia menyebut, sudah saatnya bagi Indonesia untuk melakukan reformasi di semua bidang atau sektor.

“Kita semua harus bahu-membahu untuk menegakkan disiplin ini. Tanpa disiplin ini tadi, Covid-19 tidak akan terkendali dan akan berdampak bagi ekonomi,” tegasnya.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Romys Binekasri



Close Ads