alexametrics

Intiland Pinjam Rp 2,8 Triliun dari BBNI dan BBCA Untuk Lunasi Utang

31 Januari 2019, 10:10:39 WIB

JawaPos.com – PT Intiland Development Tbk (DILD) menerima fasilitas kredit sindikasi senilai Rp 2,8 triliun dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT Bank Central Asia Tbk untuk  melunasi pinjaman delapan bank dan utang obligasi jatuh tempo pada pertengahan 2019, 

Menurut Direktur Pengelolaan Modal dan lnvestasi Intiland, Archied Noto Pradono, fasilitas kredit sindikasi tersebut memiliki tenor delapan tahun. Bersumber dari BBNI sebesar Rp 1,63 triliun dan BBCA senilai Rp 1,17 triliun dengan tingkat bunga 10,5 persen.

“Pengucuran fasilitas kredit sindikasi ini memberikan dampak positif bagi Intiland untuk mengeksekusi rencana-rencana strategis dan memperkuat struktur keuangan serta meningkatkan kinerja usaha,” ujarnya seperti diberitakan Kamis (31/1).

Archied menyebutkan, fasilitas pendanaan ini merupakan kredit investasi untuk refinancing dan menambah modal kerja. Rencananya perusahaan akan mengalokasikan sebagian besar kucuran kredit tersebut untuk refinancing pinjaman ke delapan bank dan melunasi utang obligasi yang jatuh tempo pada pertengahan 2019.

Dia mengungkapkan, saat ini Intiland memiliki pinjaman ke sejumlah bank dengan tingkat bunga dan tenor pinjaman beragam. Sehingga, kondisi ini menyebabkan model pengeIolaan utang menjadi kurang efisien dari sisi cost of fund maupun proses administrasi. 

Lebih lanjut Archied menyatakan, langkah refinancing melalui pelunasan utang-utang tersebut bisa menurunkan beban biaya bunga, menyederhanakan proses administrasi dan memperbaiki struktur keuangan perusahaan.

“Dengan mendapatkan tenor pinjaman lebih panjang, tentu kami mempunyai ruang lebih Ionggar untuk mengatur struktur keuangan dan pendanaan untuk pengembangan usaha,” ujar Archied.

Dia merincikan, total pinjaman bank yang di-refinancing sebesar Rp 2,16 triliun, pelunasan obligasi senilai Rp 428 miliar dan untuk working capital sekitar Rp 221,67 miliar.

Sebagaimana diketahui, pada 2016 Intiland menerbitkan Obligasi ll senilai Rp 590 mlliar yang terbagi menjadi dua seri. Obligasi Seri A senilai Rp 428 miliar dengan tingkat bunga 10,75 persen bertenor tiga tahun. Obligasi Seri B memiliki tenor lima tahun senilai Rp 162 mi|iar dengan kupon 11 persen.

“Obiigasl Serl A akan jatuh tempo pada 29 Juni 2019. Saat ini dana dari fasilitas kreditnya sudah siap, tinggal menunggu pembayaran pada saat jatuh tempo,” tandasnya.

Editor : Teguh Jiwa Brata

Reporter : Romys Binekasri

Intiland Pinjam Rp 2,8 Triliun dari BBNI dan BBCA Untuk Lunasi Utang