alexametrics

Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Tak Pakai Virtual Money

30 November 2017, 16:01:30 WIB

JawaPos.com – Satuan Tugas (Satgas) dan Waspada Investasi mengimbau masyarakat untuk tidak berinvestasi melalui virtual money. Sebab, virtual money bukan merupakan salah satu instrumen investasi di Indonesia.

Ketua Satuan Tugas (Satgas) dan Waspada Investasi Tongam I. Tobing mengatakan virtual money digunakan dalam jual beli online atau e-commerce. Menurutnya, virtual money bukanlah salah satu instrumen investasi.

“Bila ingin berinvestasi, berinvestasi yang legal dan dapat meningkatkan perekonomian di Indonesia,” ujarnya di Gedung Soemitro Djojohadikusumo, Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta, Kamis (30/11).

Selain itu, Satgas Waspada Investasi juga mengimbau masyarakat untuk tidak berinvestasi bitcoin. Alasannya, perusahaan induk yang mengeluarkan investasi bitcoin berada di luar negeri.

“Banyak masyarakat yang membeli koin-koin dari luar negeri dan perusahaan-perusahaan yang web base nya dari luar negeri. Kita menghimbau masyarakat untuk tidak ikut disana. Berinvestasilah yang benar,” katanya.

Kendati demikian, Tongam menambahkan bitcoin memang menjadi alat tukar pembayaran di luar negeri. Namun, lanjutnya, hal itu tidak berlaku di Indonesia.

“Hanya Rupiah yang merupakan alat pembayaran yang sah di Indonesia,” tegasnya.

Editor : admin

Reporter : (sab/JPC)


Close Ads
Satgas Waspada Investasi Minta Masyarakat Tak Pakai Virtual Money